Rabu, 19 Februari 2020


Hamparan Sawah Berbentuk Not Balok Musik

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 276
Hamparan Sawah Berbentuk Not Balok Musik

SENI - Sejumlah pengunjung menyaksikan ekspresi seni Land Art Not Khatulistiwa karya perupa Iwan Yusuf di Desa Huntu Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Minggu (29/12).

Unik, sebuah petak sawah di Desa Huntu, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, berbentuk not balok musik. Sawah berbentuk not balok musik ini adalah karya seniman Iwan Yusuf.

Untuk menuju lokasi yang kini menjadi tempat favorit warga Gorontalo dan wisatawan ini terbilang mudah. Pasalnya lokasi ini tidak jauh dari pusat Ibu Kota Gorontalo. Karya Iwan Yusuf ini adalah bagian dari land art selama pameran di desa tersebut. Iwan mengatakan sawah dengan notasi balok musik ini diberi judul Not Khatulistiwa.

Sejumlah pengunjung mengaku takjub ada sebuah petak sawah bisa berbentuk not balok musik.

"Kemarin sempa viral di media sosial. Jadi saya sempatkan hadir di tempat ini melihat langsung. Memang sangat indah. Gorontalo kan banyak sawah dan ada sawah dengan not balok. Walau saya harus naik di ketinggian untuk melihat dari atas," Yoice warga Buladu Kota Gorontalo, Minggu (29/12).

Dia juga menyatakan untuk menuju lokasi sangat mudah. Sawah balok musik ini berada di tepi jalan desa.

"Dari Kota Gorontalo ke lokasi sawah ini paling lama 10 menit. Pokoknya sangat dekat. Ini juga bisa jadi tempat wisata alternatif warga yang ingin foto selfie," lanjut Yoice Guru SMA di Kota Gorontalo.

Untuk membuat Sawah Not Khatulistiwa ini, Iwan Yusuf dibantu beberapa teman seniman mengerjakan sejak tanggal 4 Desember hingga 15 Desember. Sawah not balok musik ini menghabiskan sekitar 65 kilo benih padi, hingga bisa tumbuh sampai sekarang.

Rizal, salah seorang seniman Gorontalo menjelaskan, sawah ini merupakan salah satu karya iwan Yusuf buat Gorontalo. Tahun-tahun sebelumnya, karya Iwan Yusuf sempat hadir di Danau Limboto yang menampilkan Telapak Kaki Raksasa.

"Setahu saya apa yang diungkapkan Iwan Yusuf adalah respons apa yang dirasakan petani-petani kita ada sesuatu yang hadir yaitu nada khatulistiwa. Padi dan sawah adalah kehidupan, kalau saya menafsirkan itu adalah suara rakyat, tolong diperhatikan," jelas Rizal, seniman yang kini bermukim di Yogyakarta.

Dia mengatakan sawah dengan not balok mungkin saja yang pertama kali yang ada di Indonesia.

"Saya belum memantau secara pribadi tapi saya baru melihat sekarang ini. Untuk sesuatu yang ditanam oleh Iwan melakukan layaknya seorang petani. Dia membuka lahan, menabur benih dan menunggu dan menjaga agar benih tidak di makan oleh burung," bangga Rizal.

Sawah Not Khatulistiwa ini adalah bagian dari pameran Maa Ledungga yang digagas oleh para seniman dan perupa Gorontalo dari tanggal 27 Desember hingga 12 Januari 2020. (ant/det/bls)