Selasa, 12 November 2019


Menuju Masyarakat Sejahtera Secara Lahir dan Batin

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 86
Menuju Masyarakat Sejahtera Secara Lahir dan Batin

MEMBUKA - Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir, membuka kegiatan pencanangan PKK –KKBPK-Kesehatan yang dipusatkan di Dusun Sengkalu, Desa Pengkadan Hilir, Kecamatan Pengkadan, kemarin. IST

Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir, membuka kegiatan pencanangan PKK –KKBPK-Kesehatan yang dipusatkan di Dusun Sengkalu, Desa Pengkadan Hilir, Kecamatan Pengkadan, kemarin.

Nasir mengatakan, kegiatan tersebut merupakan suatu keterpaduan yang memiliki daya ungkit yang besar terhadap pencapaian program KB, penurunan angka kematian antara ibu dan bayi, serta meningkatkan kesehatan dan perekonomian keluarga.

"Yang mana pada akhirnya menuju masyarakat yang sejahtera secara lahir dan batin," katanya.

Ia menilai, sejauh ini sudah banyak yang dicapai, namun masih memerlukan upaya konkret dalam memberikan kontribusi yang nyata terhadap cakupan pelayanan KB dan kesehatan yang dilakukan melalui kelompok desa wisma, posyandu, pos pembantu KB desa, dan pos kesehatan desa.

"Terutama pelayanan pada daerah terpencil, tertinggal, dan perbatasan," tuturnya.

Khusus bagi masyarakat prasejahtera, melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak partisipasi semua pihak dalam wadah pembinaan bagi instansi terkait.

"Pembangunan keluarga adalah sendi penguatan pembangunan nasional. Martabat dan harga diri bangsa dan negara terletak pada ketahanan masing-masing keluarga,” ujarnya

Nasir meminta kualitas keluarga harus ditingkatkan agar mampu mengisi pembangunan dengan baik, demi mencapai kemajuan masyarakat Kapuas Hulu ke depan. 

Ditambahkannya, upaya untuk meningkatkan efesiensi serta kesinambungan pelaksanaan program , harus tetap terus dilanjutkan dengan batas waktu periode khusus dalam bentuk identifikasi lintas sektor dalam bidang pemberdayaan keluarga, KB dan kesehatan melalui kegiatan kesatuan gerak PKK-KKBPK-Kesehatan.

"Dengan demikian, kegiatan ini akan bertumpu pada kegiatan kelompok swadaya masyarakat, PKK dan institusi KB Kkesehatan tingkat kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan dengan kader-kader sebagai ujung tombak serta keluarga sebagai sasaran dan fokus utama,” harapnya. (syapari/shella)