Rabu, 19 Februari 2020


Bangun Jalan 42,9 Kilometer di Kayong Utara

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 326
Bangun Jalan 42,9 Kilometer di Kayong Utara

PENINJAUAN - Rombongan Kodam XII Tanjungpura, Pemerintah Daerah Kayong Utara serta Anggota DPRD KKU melakukan peninjauan di ruas Jalan Teluk Melanau - Perawas yang akan dibangun Pemerintah Provinsi Kalbar, Kamis (16/1).

Pemerintah Provinsi Kalbar akan bangun jalan dengan total panjang 42.900 meter, dimulai dari Desa Teluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir hingga batas Kabupaten Kayong Utara dengan Desa Perawas, Kabupaten Ketapang.

Diterangkan Kepala Zeni Kodam XII Tanjungpura, Kolonel Corp Zeni Sukamdi saat ini Kodam XII Tanjungpura mengadakan survei persiapan untuk mengadakan Karya Bhakti. 

Menurut Kolonel Czi Sukamdi, Karya Bhakti ini diinisiasi oleh Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji kepada Pangdam XII Tanjungpura, sehingga dilakukanlah gelar survei awal terlebih dahulu. 

"Setelah itu kita akan berkoordinasi dengan Dinas PU untuk melaksanakan pengukuran kira-kira seperti apa pekerjaan yang diharapkan," terangnya saat bersama pasukan meninjau langsung jalan yang akan dibangun.

Ditambahkan Sukamdi, Kodam XII Tanjungpura mengikuti program dari Pemprov terkait kapan anggaran akan digulirkan. Tapi yang jelas mulai sekarang dan ke depan merencanakan apa saja yang akan dilaksanakan. 

Dirinya berharap mudah-mudahan tidak terlalu lama sudah bisa dilaksanakan dan program ini akan dilaksanakan pada tahun 2020 ini. 

"Kelihatannya akses jalan sudah pernah dibuka dan tidak dimanfaatkan, jadi kita akan buka dan bisa dimanfaatkan. Dari peninjauan yang telah dilakukan, ada beberapa ruas jalan yang belum terkoneksi. Sehingga kita koneksikan supaya bisa tersambung dari Teluk Melanau hingga Perawas," tukasnya lagi.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kayong Utara, Hilaria Yusnani, yang mewakili Pemkab Kayong Utara, mengatakan kerjasama ini sebenarnya antara pihak Provinsi dengan TNI. Kabupaten Kayong Utara nantinya diharapkan ada kontribusinya, karena masih ada tersisa 3 Kilometer lagi yang belum masuk, baik konsesi perusahaan maupun yang akan dikerjakan oleh TNI.

"Kita harapkan ada sinergitas perencanaan dari Kabupaten dan Provinsi yang finalnya akan dikerjakan oleh TNI," terang Hilaria Yusnani yang ikut mendampingi rombongan.

Diterangkan lebih jauh oleh Hilaria, hal ini merupakan sebuah akses yang tidak hanya sekedar pembukaan akses Kabupaten Kayong Utara menuju Ibukota Provinsi Kalimantan Barat saja, tetapi untuk peningkatan perekonomian masyarakat Kayong Utara. Sebab secara otomatis, jalan ini akan menghubungkan Kabupaten Kayong Utara dengan kabupaten lainnya di Kalimantan Barat. 

"Seperti Sanggau, Sekadau, Sintang dan lain sebagainya. Dan ini juga akan sangat mendukung rencana pelabuhan nasional yang saat ini juga sudah dirintis di Teluk Batang," katanya. 

Apresiasi Kerja TNI 

Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kayong Utara, Ketut Sekawan yang ikut pula mendampingi rombongan Kodam XII Tanjungpura akan mendukung serta memberikan apresiasi kepada Kodam XII Tanjungpura yang akan membantu Pemerintah Provinsi Kalbar, khususnya Kabupaten Kayong Utara dalam membangun jalan tembus Teluk Melano - Perawas hingga Simpang Dua.

"Saya selaku wakil rakyat yang ditugaskan oleh Ketua DPRD KKU, untuk hadir mengikuti kegiatan ini, pada intinya sangat mendukung dan mengapresiasi atas kerja dari Kodam XII Tanjungpura, Kalimantan Barat yang sudah bisa menelusuri jalan dengan semangat yang tinggi," terang Ketut.

Sebagai perpanjangan tangan dari masyarakat, dirinya akan menginformasikan kepada masyarakat, bahwa saat ini telah bersama-sama, antara eksekutif, legislatif dan pihak TNI untuk tahap awal melakukan pemeriksaan dan survei terhadap akses jalan dari Kabupaten Kayong Utara menuju Ibukota Provinsi Kalimantan Barat. 

"Kami akan mengawal dan memastikan semua bisa berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Jalan yang akan dibangun ini sangat besar manfaatnya untuk masyarakat Kayong Utara,” katanya.

“Karena selama ini jika ingin ke Provinsi Kalbar mesti melalui Siduk, yang mana jika melewati Teluk Melanau - Perawas - Simpang Dua, akan menghemat waktu tenaga dan biaya," katanya singkat. (muhammad arief/bah)