Kamis, 21 November 2019


Polres Ketapang Ungkap 17 Kasus Curanmor, Yury: Tak Sampai 1 Menit Motor Dibawa Lari

Editor:

M. Eliazer

    |     Pembaca: 640
Polres Ketapang Ungkap 17 Kasus Curanmor, Yury: Tak Sampai 1 Menit Motor Dibawa Lari

Tersangka kasua Curanmor beserta barang bukti yang diamankan di Mapolres Ketapang

KETAPANG, SP - Polres Ketapang berhasil mengungkap 17 kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) selama Operasi Jaran yang berlangsung 1 hingga 14 Oktober.

Dari 17 kasus tersebut lokasi pencurian curanmor paling banyak terjadi diwilayah kota Ketapang.

"Dari 17 kasus ini, 15 laporan polisi ditangani Polres Ketapang. Dua Laporan Polisi dilimpahkan ke Polres Melawi karena tempat kejadian perkaranya masuk ke wilayah hukum Polres Melawi," kata Kapolres Ketapang, AKBP Yury Nurhidayat saat konferensi pers, Kamis (17/10).

Ia melanjutkan, dari 17 kasus Curanmor tersebut, terdapat 18 tersangka dengan total barang bukti sepeda motor sebanyak 18 unit.

"Modus operasi para pelaku dengan merusak kunci motor dan merusak kabel motor, aksi mereka begitu cepat tidak sampai satu menit ada yang bisa membawa lari motor curiannya," jelasnya.

Di tempat yang sama, Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Eko Mardianto mengaku kalau dari 17 kasus yang terungkap, mayoritas kejadian di kecamatan wilayah Kota Ketapang. Pelaku usai melakukan aksinya kemudian menjual motor curian ke luar Ketapang.

"Harganya jauh di bawah pasaran, satu unit ada yang Rp2 hingga Rp3 juta," jelasnya.

Eko mengimbau masyarakat tidak mudah membeli atau menerima gadaian kendaraan bermotor yang tidak jelas dan lengkap surat-surat kendaraannya.

"Apalagi jika motor dijual dan digadai dengan harga murah, silakan cek dulu surat menyurat kendaraannya, kalau ragu bisa koordinasi dengan petugas setempat untuk memastikan kendaraan benar atau hasil kejahatan," pinta Eko. (teo)


  •