Kamis, 21 November 2019


Martin Rantan Kunker ke Desa Silat

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 84
Martin Rantan Kunker ke Desa Silat

SERAHKAN PIALA – Bupati Martin Rantan menyerahkan piala kepada pemenang tunamen bola voli di Desa Silat, Kecamatan Manis Mata. Kedatangan Martin beserta rombongan ke merupakan bagian dari kunjungan kerjanya. ist

KETAPANG, SP - Bupati Ketapang, Martin Rantan, melakukan kunjungan kerja ke Desa Silat, Kecamatan Manis Mata. Kunjungan Martin juga didampingi istri dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Rangkaian kegiatan yang dihadiri Martin dalam kunjungannya selain mendengarkan keluhan dari masyarakat desa, juga menutup perlombaan turnamen bola voli sebagai bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-74 yang digelar sejak September 2019. Martin juga didaulat menyerahkan piala dan uang pembinaan kepada juara lomba.

"Sebenarnya undangannya sudah lama disampaikan Pak Kades, tapi karena padatnya kegiatan, baru bisa datang hari ini," kata Martin.

Memeriahkan hari kemerdekaan, kata Martin boleh diisi oleh berbagai macam kegiatan asalkan bersifat positif. Namun terpenting menurut Martin bagaimana kalangan muda untuk bersama mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Pertanahkan NKRI dengan landasan empat pilar. Ini tidak main-main, karena pemuda adalah pilar bangsa," ungkapnya.

Martin juga mendukung pembinaan olahraga di kalangan pemuda. Dia menyarankan agar pembinaan dilakukan mulai dari tingkat desa untuk menjaring bibit atlet berkualitas.

"Ke depan ada program seleksi di tingkat desa hingga kecamatan. Sehingga bisa ikut turnamen di Piala Bupati," paparnya. 

Kepala Desa Silat, Kecamatan Manis Mata, Herawadi berterima kasih atas kesediaan bupati dan rombongan berkunjung ke desanya untuk mengetahui langsung persoalan di desa.

 "Kami ucapkan banyak terima kasih atas waktu dan kesempatannya hadir ke desa kami. Inilah desa kami dengan berbagai kekurangannya," ucapnya.

Herawadi mengaku telah menyampaikan sejumlah keluhan ke bupati. Keluhan tersebut langsung ditanggapi dan segera dicarikan solusinya. Dia juga berharap kehadiran bupati ke desanya bukanlah yang terakhir.

"Kami senang bisa didatangi bupati secara langsung. Semoga ini bukan yang terakhir, karena kami masih memerlukan banyak perhatian," harapnya. (teo/pk/jee)