Kamis, 21 November 2019


PT Cargill Bagikan Sertifikat dan Premi RSPO ke Petani Plasma

Editor:

M. Eliazer

    |     Pembaca: 139
PT Cargill Bagikan Sertifikat dan Premi RSPO ke Petani Plasma

Seremoni pembagian premi sebesar Rp500 juta dari PT Cargill untuk Petani plasma di Ketapang

KETAPANG, SP - Sebanyak 3.019 petani plasma binaan dari salah satu perkebunan kelapa sawit milik Cargill, PT Poliplant Sejahtera (PSA), mendapatkan premi perdana dari penjualan produk bersertifikasi Roundtable for Sustainable Palm Oil (RSPO).

Hal ini menjadi tonggak sejarah bagi para petani plasma yang telah mendapatkan sertifikasi RSPO pada Oktober 2018. Total premi yang diserahkan ke petani plasma sebesar Rp500 juta.

Kelompok petani plasma ini merupakan anggota dari delapan Koperasi Unit Daerah (KUD) yang mengelola 6.231 hektare tanah milik masyarakat di area perkebunan Cargill. Hingga September 2019, Cargill telah membantu lebih dari 16.500 dari 21.600 petani plasma binaan di Sumatra Selatan dan Kalimantan Barat dalam meraih sertifikasi RSPO. 

Anthony Yeow, Presiden Direktur Cargill-Poliplant Group, yang merupakan perusahaan induk PT PSA mengatakan, pihaknya bangga dapat menyerahkan premi ini kepada mitra petani plasma.

"Dengan membantu petani plasma meningkatkan praktik pertanian berkelanjutan, mereka mampu meningkatkan produktivitas dan menjadi bagian dari industri minyak sawit global yang berkelanjutan," katanya,  Senin (28/10).

Diakuisisi oleh Cargil pada 2014, PSA merupakan salah satu dari lima perkebunan Poliplant Group di Kalbar yang memperoleh sertifikasi RSPO pada 2016, termasuk pabrik Siriham dan 4.005 hektare lahan milik perusahaan. 

Perkebunan Cargill lainnya di Kalimantan Barat yaitu PT Harapan Sawit Lestari dan PT lndo Sawit Kekal memperoleh sertifikasi RSPO berturut-turut pada 2015 dan 2014. PT Hindoli di Sumatera Selatan merupakan perkebunan Cargill pertama yang memperoleh sertifikasi RSPO pada 2009.

Usai menyerahkan sertifikat RSPO kepada KUD, pihaknya juga berkomitmen untuk terus mendampingi agar koperasi tersebut dapat berjalan sesuai dengan standar RSPO.

"Kami berkomitmen untuk terus mendampingi petani sebagai bentuk kepedulian kami pada petani agar dapat menjalankan pertanian yang berkelanjutan. Kami berharap, kerja sama antara koperasi dan perusahaan dapat terus berlanjut," harapnya. (teo)


  •