Selasa, 19 November 2019


PT WHW Optimis Target Produksi 1 Juta Ton Tercapai Pada 2019

Editor:

M. Eliazer

    |     Pembaca: 91
PT WHW Optimis Target Produksi 1 Juta Ton Tercapai Pada 2019

Karyawan PT WHW melakukan pemantauan kualitas lingkungan di sekitar lokasi penambangan. PT WHW oprimis target produksi 1 juta ton tahun 2019 akan terwujud dengan tidak mengenyampingkan aspek kelestarian lingkungan sekitar lokasi pabrik. ist

KETAPANG, SP - PT Well Harvest Winning (WHW) berhasil meningkatkan kapasitas produksi setiap triwulan guna mempertahankan target produksi 1 juta ton per tahun. Peningkatan produksi mulai dari triwulan I-2019 sebanyak 252.728 ton, triwulan II-2019 sebanyak 263.743 ton, dan triwulan III-2019 menjadi 264.938 ton. 

“Peningkatan produksi ini sejalan dengan kegiatan pengelolaan lingkungan yang dilakukan oleh perseroan dengan hasil kinerja baik, efektif dan berkelanjutan, kata Head of Corporate Communication PT Well Harvest Winning Alumina Refinery, Suhandi Basri, Selasa (29/10).

Dikatakan Suhandi, penerapan kepedulian terhadap lingkungan menjadi prioritas untuk diimplementasikan menyeluruh dan penting diterapkan, karena menjadi salah satu misi perseroan sebagai bentuk kepatuhan dan tangung jawab memenuhi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), sesuai Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009, Undang- Undang Nomor 27 Tahun 2012, Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001.

“Kegiatan pengelolaan lingkungan telah dilakukan perseroan dalam ruang lingkup air, udara, hingga pemantauan flora dan fauna menunjukan memenuhi baku mutu yang disyaratkan sesuai pelaksanaan penambangan yang baik dan sejalan dengan aturan dan efektif sesuai syarat dokumen Amdal,” jelas Suhandi.

Lokasi pemantauan lingkungan lanjutnya, berada di tapak proyek, fasilitas penunjangnya dan lokasi kontrol menunjukan secara umum tidak berada pada kondisi yang mengkhawatirkan.

Untuk memastikan pengelolaan lingkungan dijalankan berkelanjutan dan efektif, perseroan melakukan pengawasan internal dan melibatkan pihak independen untuk menyusun laporan Rencana Pengelolaan Hidup (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) yang dilakukan tiap semester yang berpedoman dengan dokumen RKL dan RPL di lokasi proyek di Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang.

Dengan telah dilaksanakan rencana pengelolaan dan pemantauan yang direkomendasikan dalam dokumen RKL dan RPL menunjukan konsistensi PT WHW dalam upaya melestarikan lingkungan. 

“Dengan demikian, perseroan memproyeksikan target produksi 1 juta ton hingga akhir tahun akan tercapai. Optimisme ini didasari rata-rata produksi 90 ribu ton per bulan dan pengelolaan lingkungan yang baik dan berkelanjutan,” yakin Suhandi. 

Sebagai perusahaan pertama di Indonesia dan terbesar di Asia Tenggara dalam pengolahan dan pemurnian (refinery) bauksit menjadi Smelter Grade Alumina (SGA), keberadaan PT WHW menjadi strategis untuk mendukung dan menjadi wujud nyata konsep hilirisasi yang dicanangkan pemerintah Indonesia yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. (teo)


  •