Selasa, 19 November 2019


Morkes Effendi Tutup Usia

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 1915
Morkes Effendi Tutup Usia

KETAPANG, SP - Masyarakat Kabupaten Ketapang berduka, pasalnya Mantan Bupati Ketapang periode 2001-2005 dan 2005-2010 sekaligus politisi senior tersebut, H Morkes Effendi telah meninggal dunia di RSUD Agoesdjam Ketapang, Rabu (6/11) siang di usia ke-63 tahun.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Disperindagkop sekaligus sepupu almarhum, Toni Jaya saat dihubungi mengakui kalau dirinya saat ini sedang berada di luar kota.

"Informasinya begitu, saya tadi dapat telepon kabarnya beliau meninggal sekitar pukul 14.05 WIB," katanya.

Dari informasi yang dirinya dapat, almarhum sempat dibawa ke satu di antara rumah sakit yang ada di Ketapang, sebelum akhirnya menghebuskan nafas terakhir.

"Meninggal di rumah sakit, tapi saat ini sudah dibawa pulang ke rumah duka di Jalan Lingkar Kota. Jenazah beliau kemungkinan besok akan dikebumikan," katanya.

Sebelum meninggal, almarhum menderita beberapa penyakit seperti kencing manis serta gula darah selama beberapa tahun belakangan.

"Tentu kita merasa kehilangan, bukan hanya saya pasti juga masyarakat Ketapang, karena almarhum merupakan satu di antara Bupati terbaik di Ketapang, karena beliau selalu memikirkan bagaimana memajukan Ketapang, terlebih jiwa beliau untuk kepentingan umum selalu siap pasang badan," tuturnya. 

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang, Farhan mengaku sangat kehilangan atas kepergian Mantan Bupati Ketapang, Morkes Effendi. 

"Kami selaku keluarga maupun Pemkab Ketapang turut berduka atas kepergian beliau, terus terang kami merasa kehilangan," ungkapnya.

Sosok almarhum sendiri, dikenal sebagai sosok panutan yang tegas dalam memimpin dan visioner dalam berpikir mengenai pembangunan-pembangunan di Ketapang.

"Beliau merupakan orang yang meletakkan dasar pembangunan di Kabupaten Ketapang, baik berkaitan dengan infrastruktur maupun dengan masyarakat," nilainya.

Berdasarkan informasi yang diperolehnya, jenazah almarhum sendiri baru akan dikebumikan pada Kamis (7/11) di Jalan Kamboja, Kelurahan Mulia Baru, Kecamatan Delta Pawan.

"Untuk sakitnya, beliau sudah lama sakit kencing manis, terus juga ada vertigo. Kami baik dari keluarga maupun atas nama pemerintahan menyampaikan permohonan maaf jika semasa hidupnya ada hal-hal yang kurang berkenan, mohon dimaafkan," tuturnya. (teo/bob)