Senin, 09 Desember 2019


Masyarakat Antusias Lahan Dikelola PT RIM

Editor:

M. Eliazer

    |     Pembaca: 258
Masyarakat Antusias Lahan Dikelola PT RIM

Tatap muka warga Kecamatan Air Upas dengan PT RIM terkait rencana pengolahan lahan yang akan dilakukan pihak perusahaan.

KETAPANG, SP - Masyarakat Desa Air Upas, Kecamatan Air Upas menyambut baik masuknya PT Ratu Intan Maning (RIM) di wilayahnya untuk melakukan eksplorasi di wilayah tersebut.

PT RIM merupakan suplayer kontraktor PT Cita Meneral Investindo (CMI) yang bergerak di bidang pertambangan bauksit.

Kepala Desa Air Upas, Matias Sembiring mengatakan, dalam menjalankan aktivitasnya nanti, perusahaan diharapkan dapat bekerja sama dengan masyarakat pemilik lahan.

Dia juga meminta agar perusahaan menjalankan tanggung jawabnya dalam upaya meningkatkan kemajuan daerah dan menyejahterakan masyarakat desa.

"Apa yang menjadi hak masyarakat saya harap diberikan dengan baik. Begitu juga dengan penyaluran CSR dan pemberdayaan lahan yang sudah dieksploitasi. Hasilnya tentu untuk kesejahteraan masyarakat," kata Matias saat acara tatap muka masyarakat dengan PT RIM yang digelar di Gedung Serba Guna, Kecamatan Air Upas, Senin (18/11).

Matias juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kekompakan selama perusahaan menjalankan aktvitasnya. Matias meyakinkan, masyarakat tidak lagi mempermasalahkan perusahaan mana yang mengolah lahan milik mereka, asalkan hasil yang diperoleh memberikan manfaat yang baik.

"Semoga semua proses berjalan baik dan tentunya kita tidak mau ada perpecahan di masyarakat desa, dan menyebabkan ketidaknyamanan nantinya," pintanya.

Sementara Humas PT RIM, Adrianus Adus, mengatakan, pertemuan yang digelar kali ini hanya sebatas tatap muka antar perusahaan dengan masyarakat.

Dipaparkan Adrianus, sebelumnya agenda yang akan digelar adalah sosialisasi dengan masyarakat desa, namun pihak camat setempat meminta acara sosialisasi dijadwalkan ulang karena berbenturan dengan jadwal kunjungan kerja camat di luar daerah. 

"Jadi pertemuan hari ini bukan sosialisasi, hanya sebatas tatap muka. Acara sosialisasi ke pemilik lahan kita laksanakan setelah Pak Camat ada di tempat," kata Adrianus.

Pihaknya juga nanti akan kembali melakukan tatap muka dengan masyarakat, pemilik lahan, tokoh masyarakat, tokoh adat dan stakeholder terkait di Pemkab Ketapang untuk menyosialisasikan prihal PT RIM yang memenangi lelang dan akan melakukan aktivitas di Kecamatan Air Upas.

"Pada sosialisasi nanti, kita tampilkan program kerja perusahaan, terutama berkaitan penyerapan tenaga kerja, termasuk penyaluran CSR dan penerimaan PAD untuk desa maupun kecamatan," ujarnya.

Adrianus berharap, masyarakat desa mendukung proses kerja perusahaan agar hasil yang didapat maksimal dan memberikan dampak positif untuk kemajuan daerah.

"Kami memohon doa dan dukungan agar bisa diterima dan perusahaan akan ikut membangun desa melalui dana CSR dan PAD," pungkasnya.

Salah seorang warga Dusun Air Cempedak, Desa Air Upas, Hangi (50) sebagai pemilik lahan yang nantinya akan diolah untuk pertambangan mengaku akan mendukung kinerja perusahaan.

"Pastinya waktu melaksanaan pekerjaan harus sungguh-sungguh dan bersama-sama. Saya juga berharap bisa ikut bekerja dengan perusahaan,” pungkasnya. (teo)


  •