Selasa, 19 November 2019


Landak Raih Penghargaan Kampung Iklim

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 45
Landak Raih Penghargaan Kampung Iklim

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa

NGABANG, SP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak berhasil mendapatkan penghargaan sertifikat Program Kampung Iklim (Proklim) dalam kegiatan Festival Iklim 2019 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Jakarta, Rabu (2/10).

Penghargaan sertifikat itu diberikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar. Pemberian penghargaan sertifikat itu sebagai bentuk apresiasi dan mitigasi perubahan iklim di daerahnya yang telah melewati proses verifikasi dan validasi panjang.

Proklim merupakan program berlingkup nasional yang dikelola oleh KLHK. Hal itu dalam rangka meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi GRK.

Selain itu, memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan dan dapat meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Kabupaten Landak, Elly Kornelia mengatakan, saat ini sudah ada beberapa desa yang sudah terdaftar pada tahun 2019 di Kabupaten Landak.

"Ada empat desa yang sudah terdaftar di Sistem Registri Nasional (SRN) pada tahun 2019. Ke empat desa itu yakni Desa Bentiang Mandomong, Desa Tenguwe, Desa Parek Kecamatan Air Besar dan Desa Kumpang Tengah kecamatan Sebangki," ujar Elly Kornelia saat ditemui di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Landak, Selasa (10/8).

Dia juga mengungkapkan, pendaftaran desa Proklim tersebut akan dilakukan validasi serta diverifikasi oleh Balai Pengendalian Perubahan Iklim, Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Kalimantan.Pendaftaran desa Proklim itu melalui SRN. Kemudian dilakukan validasi oleh KLHK melalui Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan Lahan Wilayah Kalimantan.

"Nantinya dari hasil validasi nilai keempat desa tersebut akan masuk dalam daftar desa yang diverifikasi lapangan dan dilakukan oleh Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan Lahan wilayah Kalimantan," sambung Elly.

Elly juga menambahkan, ke depannya pembinaan yang dilakukan oleh Pemkab Landak akan menargetkan desa Proklim sebagai desa yang diutamakan.

"Pembinaan oleh Pemkab ke depannya menjadikan desa Proklim sebagai desa yang diutamakan dalam mengembangkan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim melalui program yang ada, baik di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Landak maupun OPD yang terkait," jelasnya.

Jaga Kelestarian Lingkungan

Sementara itu, Bupati Landak, Karolin Margret Natasa sangat mengapreasi dan sangat berterima kasih atas penghargaan yang diraih oleh Pemkab Landak. Apalagi penghargaan itu diberikan oleh KLHK RI.

"Saya atas nama Pemkab Landak sangat bersyukur atas penghargaan sertifikat Proklim yang telah diraih oleh sejumlah desa di Landak. Kita berharap, penghargaan ini dapat memberikan manfaat dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Landak," ucap Karolin. (dvi)