Selasa, 12 November 2019


Nurhayati Jadi Korban Penusukan Orang Tak Dikenal

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 122
Nurhayati Jadi Korban Penusukan Orang Tak Dikenal

DIPERIKSA - Nurhayati, korban penganiayaan orang tak dikenal saat menjalani perawatan. IST

NANGA PINOH, SP - Seorang wanita paruh baya di Desa Nanga Keruap Kecamatan Menukung menjadi korban penganiayaan orang tak dikenal. 

Korban bernama Nurhayati (51), ditusuk dengan menggunakan bambu oleh seseorang pada Senin (21/10) dini hari hingga mengalami luka-luka di sekitar wajah.

Kapolsek Menukung, Ipda Bhakti Juni Ardi, dikonfirmasi Selasa (22/10) mengungkapkan, kejadian penganiayaan terjadi di rumah korban di Dusun Nanga Keruap, Desa Nanga Keruap, Kecamatan Menukung. 

"Peristiwa ini terjadi tengah malam di rumah korban. Sementara pelaku penganiayaan belum diketahui," terangnya. 

Kapolsek memaparkan kronologis penganiayaan seperti yang disampaikan Nurhayati,  berawal dari seseorang yang tidak dikenal oleh korban menggedor pintu depan rumah korban. 

Pelaku meminta korban untuk membukakan pintu, akan tetapi korban tidak mau membuka pintu, kemudian pelaku mendobrak pintu depan dan masuk ke dalam rumah korban.

"Pelaku masuk dengan membawa sebatang bambu, setelah itu pelaku langsung melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara menusuk bambu ke korban hingga mengalami luka robek di bagian pipi sebelah kiri, di bagian dagu serta luka robek di bagian tangan sebelah kiri," terangnya.

Dilanjutkan Ardi, korban sempat berteriak meminta tolong, akan tetapi tetangga sebelah tidak ada yang keluar rumah. Saat korban berteriak, pelaku langsung melarikan diri ke arah sungai.

"korban pun tak mengenali pelaku karena muka pelaku tak terlihat, mengingat  penerangan di rumah hanya menggunakan pelita. Dan korban hanya tahu pelaku memakai baju warna putih selengan dan celana panjang," ujarnya.

Warga setempat pun diketahui tak ada yang melihat kejadian tersebut secara langsung, mengingat jarak antara rumah korban dengan tetangga berjarak sekitar 30 meter.

“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap korban, ia menerangkan tidak pernah mempunyai permasalahan apa pun terhadap tetangga di sekitar tempat tinggal korban ataupun permasalahan kepada orang lain, dan korban tinggal sendirian di rumah dan korban juga berstatus janda," ungkapnya. 

Bhakti mengatakan, jajaran terus memeriksa saksi serta mencari info untuk mengungkapkan pelaku penganiaya Nurhayati. Barang bukti bambu yang digunakan untuk melukai korban juga sudah diamankan anggotanya. 

Ia mengakui ketiadaan saksi lain serta minimnya informasi dari masyarakat agak mempersulit pengungkapan kasus ini. 

"Tapi kami sudah meminta bantuan kades dan seluruh masyarakat Desa Nanga Keruap untuk membantu kami, jika mendapati info sekecil apa pun, agar bisa memberitahukan kepada kami untuk kami dalami," tuturnya. 

Sementara itu, Kapolres Melawi, AKBP Ahmad Fadlin ditemui di Nanga Pinoh mengatakan, jajarannya akan terus berupaya untuk mengungkap kasus penganiayaan yang menimpa Nurhayati.

"Kita masih mencari pelaku, walau sedikit sulit karena saat kejadian, tidak ada saksi mata yang melihat kejadian tersebut selain korban," ujarnya. (eko/lha)