Syafrudin Tewas Tersetrum di Kolam Ikan

Mempawah

Editor sutan Dibaca : 985

Syafrudin Tewas Tersetrum di Kolam Ikan
BINCANG - Sejumlah keluarga korban tampak berbincang-bincang usai menggelar acara pemakaman Syafrudin (16). (SP/Ruben)
MEMPAWAH, SP – Syafrudin (16), seorang santri  tewas di kolam ikan belakang Pondok Pesantren Ummul Quro, Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh , Jumat (20/1) pagi. Diduga korban meninggal setelah terkena sengatan aliran listrik dari alat setrum ikan miliknya.  
   
Paur Humas Polres Mempawah, Ipda Imam Widhyatmoko menceritakan kejadian  bermula ketika korban yang merupakan warga Desa Korek itu selesai melakukan kegiatan sebagai santri dan  pergi menyetrum ikan di kolam belakang pesantren.   

“Untuk memperoleh tegangan listrik, alat setrumnya disambungkan ke kabel di dekat mesin pompa air,” kata Imam. 
 

Saat menyambungkan kabel itulah, lanjut Imam, korban langsung tersengat dan mengalami kejang-kejang lalu jatuh ke kolam.   

"Melihat kejadian tersebut temannya langsung mencoba untuk menyelamatkannya, dan membawa korban ke Puskesmas Sungai Purun Kecil. Namun  nyawa korban tak bisa diselamatkan lagi," tuturnya.  

Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian, aparat segera ke lokasi kejadian untuk menggelar olah tempat kejadian perkara.  

"Setelah mendapatkan informasi tersebut, kita langsung mendatangi TKP, mengamankan barang bukti beberapa alat setrum, serta mengumpulkan keterangan-keterangan," ucapnya   

Mengenai kejadian tersebut, pihak keluarga yang diwakili saudara kandung korban, Mahmudi (36) mengatakan, bahwa keluarga tidak akan menuntut pihak pondok pesantren baik perdana maupun pidana.

"Jadi, kepada masyarakat saya harap selalu berhati-hati dalam melakukan setrum ikan, karena hal itu sangat berbahaya bagi diri sendiri maupun orang lain,” beber Mahmudi. (ben/ang)
 

Baca Juga:
Ini Penyebab Gaji ASN di Melawi Belum Dibayar
Sempat Kabur, 3 ABG Penikam Usman Ditangkap
Bakal Dihadiri Presiden, Polda Siapkan Pengamanan Cap Go Meh Singkawang