Kamis, 12 Desember 2019


Kronologi Guru SMAN 7 Pontianak Tewas Kena Tikam

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 1111
Kronologi Guru SMAN 7 Pontianak Tewas Kena Tikam

Ilustrasi

PONTIANAK, SP - Ahmad Irwanda, guru Seni dan Budaya, SMAN 7 Pontianak tewas dengan luka tusuk pada bagian kanan perut dan dada, Selasa (29/11) sore di rumah kos korban, Gang Ilham, Kota Baru. 

Informasi yang dihimpun, tersangka penusukan, Hignius Dhichy Putra sudah diamankan kepolisian.  Sebelum meninggal, korban sempat dibawa ke Ruang UGD RS Promedika, Kota Baru, Pontianak Kota. Hanya saja nyawa Irwanda tidak bisa tertolong. 

Deni Kurniansyah saksi mata menyebutkan, pada Selasa (29/11) pukul 16.00 WIB,  ada suara orang berteriak diketahui Hignius menyebutkan "Ros. Pencuri keluar lah kau. Lalu saya ke luar dari kamar. Saya melihat korban dan pelaku sedang berkelahi," kata Deni.

Lantaran adegan perkelahian tidak terkendali, Deni gagal melerai dari keduanya. Yang terjadi, Irwanda terkena tusukan oleh tersangka satu kali pada bagian perut. Korban pun ambruk.  Tak sampai di situ. pelaku kembali menghampiri korban dan ingin menusuk korban. Tapi kali ini digagalkan oleh mantan pacar tersangka, kebetulan ada di dalam kamar tersebut. 

Mantan pacar korban diketahui Rosalina. Karena aksi melerai perkelahian tersebut, kedua lengan Rosalina terluka oleh pisau milik tersangka.   "Begitu korban ambruk, pelaku  langsung melihat ke arah saya dan bertanya dengan nada tinggi 'Kau siapa jangan ikut campur'.  Setelah berkata demikian,  pelaku menikam kembali korban dan mengenai bagian dada korban," tutur Deni.
 
Pasca penikaman, tersangka justru memilih kabur dari dalam rumah kos. Warga yang melihat tersangka membawa pisau ke luar rumah langsung diteriaki maling. Tersangka yang panik kemudian memilih bersembunyi di dalam toilet milik seorang rumah warga. Kali ini warga menangkap tersangka dan sempat dikeroyok massa.

Sementara Rosalina, mantan pacar korban dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara dengan luka pada bagian lengan sebelah kanan dan kiri. Kabar meninggalnya Irwanda pun menyebar ke para siswa SMAN 7. Bahkan akun pribadi Irwanda, status terakhir  "Makan di rumah baru dua kali. Tak usah harap lg lah,"  banjir ucapan duka. (nan/ang/loh)