Kamis, 05 Desember 2019


Pemilu 2019, Verifikasi Faktual Hanya untuk Parpol Baru

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 872
Pemilu 2019, Verifikasi Faktual Hanya untuk Parpol Baru

Ilustrasi

PONTIANAK, SP – Belum lama ini, Komisi Pemilu Umum (KPU) RI menggelar penyuluhan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Parpol Peserta Pemilu Anggota DPR dan DPRD kepada sejumlah parpol di Gedung KPU RI, Jakarta.

Dalam PKPU turunan dari Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu ini, menjelaskan bahwa parpol peserta Pemilu 2014 tidak perlu diverifikasi ulang. 

Namun, menurut anggota KPU RI, Viryan Azis, untuk menjadi peserta Pemilu 2019, setiap parpol tetap diwajibkan mendaftar ke KPU.

"Setiap parpol wajib mendaftar, tapi verifikasi faktual hanya kepada partai baru. Partai lama di Pasal 173 Ayat 3 ditegaskan, partai politik peserta Pemilu sebelumnya yang sudah diverifikasi, tidak lagi diverifikasi. Artinya tidak lagi diverifikasi untuk provinsi yang sudah," ujarnya kepada wartawan saat lawatannya ke Raker KPU Kalbar di Hotel Kapuas Palace, Kamis (28/9).

Dia memaparkan, pada 2012 lalu, telah dilakukan verifikasi terhadap parpol peserta Pemilu 2014 di 33 provinsi minus Kalimantan Utara (Kaltara).

Lantaran sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB), maka Kaltara wajib melakukan pendaftaran dan verifikasi baik kepada parpol baru maupun yang lama. "Partai lama juga mendaftar dan diverifikasi, tapi provinsi lain tidak," ucapnya.

Saat ini, tahapan Pemilu sudah berjalan. Setiap parpol diwajibkan mendaftar maupun verifikasi dengan menggunakan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

"Jadi wajib menggunakan Sipol, agar proses administrasi seperti keanggotaan yang seribu atau seperseribu itu bisa menjadi lebih efisien," terangnya.

Menyangkut dualisme kepengurusan parpol seperti PPP dan PKPI, KPU tetap mengacu keputusan Kemenkumham.

"Buat kami tidak ada yang dualisme, karena di regulasi sudah jelas disebutkan, yang sudah ditetapkan oleh Kemenkumham," pungkasnya.

Undang Parpol

Mengingat pendaftaran parpol peserta Pemilu 2019 semakin dekat, dimulai 3-16 Oktober 2017, KPU Kalbar mengundang parpol guna menyosialisasikan PKPU Nomor 11 Tahun 2017. Sosialiasi akan diselenggarakan di Hotel Mercure Pontianak, Sabtu (30/9).

"Kita mengundang semua partai politik yang sudah terdaftar di Kemenkumham untuk menghadiri kegiatan ini. Selain imbauan ini, kami juga menyampaikan surat pemberitahuan pada masing-masing pimpinan partai politik ke alamat sekretariatnya," ujar Anggota KPU Kalbar, Misrawi kepada Suara Pemred.

Dia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut akan disampaikan prosedur kerja dalam pendaftaran, verifikasi dan penetapan parpol peserta Pemilu 2019 dalam Sipol. Rencananya, sosialisasi bakal dihadiri Komisioner KPU RI.

"Kami sudah menyampaikan surat permohonan sebagai narasumber kepada Ketua KPU RI," katanya. (umr/and)


  •