Sabtu, 19 Oktober 2019


Ikhtiar Memperlancar Penegak Hukum Tangani Perkara

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 151
Ikhtiar Memperlancar Penegak Hukum Tangani Perkara

PELUNCURAN - Polresta Pontianak bersama pejabat penegak hukum dan pemerintahan meluncurkan aplikasi Criminal Justice System (CJS) di Aula Polresta Pontianak, Selasa (11/6).

Kini masyarakat Kalimantan Barat, tidak perlu repot jika ada pelaporan penanganan kasus hukum. Sebab, saat ini aplikasi Criminal Justice System (CJS) online berbasis website telah hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mempermudah pelayanan pelaporan tersebut. 

Aplikasi ini setidaknya memudahkan masyarakat, terutama di wilayah Kabupaten Kubu Raya, Mempawah dan Kota Pontianak terkait pelaporan masalah hokum. 

Aplikasi ini sebetulnya bertujuan untuk memperlancar kinerja birokrasi serta koordinasi antar penegak hukum, di antaranya kejaksaan, pengadilan, rumah tahanan serta lembaga pemasyarakatan dalam penanganan perkara. 

"Selama ini, selalu masalah (pelaporan dari masyarakat) dari masing masing stakeholder baik dari polisi sebagai penyidik, kemudian Jaksa, Pengadilan Nergi, Bapas, dan Rutan," ungkap Kapolresta, Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir usai launching (peluncuran) aplikasi CJS di aula Polresta Pontianak, Selasa (11/6).

Kata dia, aplikasi berbasis website ini sebagai bentuk keterpaduan antar instansi terkait, yakni Polresta Pontianak Kota, Pengadilan Negeri Pontianak Kelas 1A dan Bappas Kelas II Pontianak.

Pasalnya, dewasa ini birokrasi terkait selalu berhadapan dengan masalah serupa, sehingga dengan hadirnya aplikasi ini diharapkan dapat mengakomodir keterbatasan itu. 

"Misalnya permintaan perpanjang penanganan, terkadang karena kesibukan masing masing tidak ada yang memperingatkan. Sehingga adanya aplikasi ini akan ada notifikasi sebagai warning," katanya. 

Launching aplikasi ini juga diisi dengan rapat koordinasi CJS, penandatanganan MoU, serta akan diadakan pelatihan CJS online di wilayah hukum Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya. 

Jadi Program Pemda

Di tempat yang sama, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan akan menjadikan aplikasi CJS Online ini bagian program Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Hal ini mengingat aplikasi tersebut sangat penting bagi masyarakat, terutama untuk mendapatkan akses pelayanan kepastian hukum, khususnya pada penyelenggaraan proses hukum pidana. 

Selain itu, dengan dijadikannya aplikasi ini bagian dari program pemerintah, kemungkinan Pemda Kubu Raya akan mengucurkan dana sebagai operasional pengimplementasian. 

"Sangat wajar karena sangat berkepentingan terhadap masyarakat untuk mendapatkan pelayanan peluang kepastian hukum bagi masyarakat. Ini kan juga bagian dari kewajiban dari pemerintah (Kubu Raya)," ungkapnya. 

Dirinya berharap dengan adangya aplikasi ini juga bisa meningkatkan performa pelayanan di pemerintahan, terutama di bidang pelayanan hukum untuk masyarakat. 

Sementara salah seorang warga yang bermukim di Kecamatan Rasau, Kabupaten Kubu Raya, Tri Yulio Hartaza Putra menyambut baik dengan adanya aplikasi ini. Apalagi selama ini untuk pelayanan hukum sangat terasa birokrasinya. 

Yang dimaksud Yulio, pelayanan yang diberikan selama ini terasa ribet dan berbelit-belit. Jika masyarakat ingin melaporkan sesuatu, harus melalui prosedur yang dirasanya justru menambah keruwetan persoalan masyarakat. 

"Kalau mau laporkan, masyarakat ke sana ke sini, mudah-mudahan aplikasi ini bisa jadi kayak satu pintu gitu. Kita bisa lapor langsung dapat pelayanan (kelanjutan proses penyelenggaraan hukum)," kata dia. 

Sementara itu, Kepala Sekolah Anti Korupsi Lembaga Gemawan, Sri Haryanti mengatakan dirinya mendukung dengan adanya aplikasi ini. Apalagi jika aplikasi ini dibuat untuk keselarasan dalam rangka hubungan antar lembaga penegak hukum, terutama untuk memberikan pelayanan yang baik dan cepat serta memberikan kemudahan untuk mengakses informasi terkait perkara di setiap tahapannya. 

Dirinya pun juga berharap agar aplikasi ini mudah digunakan. Dalam artian tidak terlalu banyak prosedur atau mekanisme yang terlalu ribet untuk mengaksesnya. Selain itu, hal ini juga akan berdampak pada penggunaan bagi masyarakat. 

"Bermanfaat bagi penggunanya, baik masyarakat seperti pihak keluarga baik tersangka, maupun terdakwa, selain itu juga penegak hukum lainnya seperti advokat yang memiliki kebutuhan akses terhadap informasi perkara dalam mendampingi klien," kata dia.  

Ditambahkan, dirinya juga berharap dengan adanya aplikasi ini dapat menyuguhi informasi yang lengkap termasuk hak-hak apa saja yang didapatkan, baik tersangka maupun terdakwa. 

"Ya semoga juga aplikasi ini memudahkan bagi masyarakat jika melapor atau mengadu terjadinya suatu tindak pidana, dan berharap akan terus ada inovasi-inovasi lainnya dari lembaga penegak hukum dalam Criminal Justice System ini," tutupnya. (suria mamansyah/bah)