Selasa, 19 November 2019


Komisi Informasi Kalbar Gelar Sosialisasi di UMP

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 85
Komisi Informasi Kalbar Gelar Sosialisasi di UMP

SOSIALISASI - Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat menggelar sosialisasi keterbukaan informasi publik di Universitas Muhammadiyah Pontianak, kemarin. Ist

PONTIANAK, SP - Dalam rangka melaksanakan amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP), Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat (KI Kalbar) memandang perlu melakukan sosialisasi keterbukaan informasi publik perguruan tinggi bagi mahasiswa, untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang keberadaan UU KIP.

Mediator Komisioner Bidang Advokasi, Sosialisasi, dan Edukasi KI Kalbar, Rospita Vici Paulyn mengatakan, pihaknya ikut berpartisipasi menjadi narasumber yang memberikan materi tentang Keterbukaan Informasi Publik Perguruan Tinggi. Kegiatan dilaksanakan pada Kuliah Perdana & Pembinaan Akademik dan Kemuhammadiyahan Mahasiswa Baru Tahun 2019, di Auditorium Universitas Muhammadiyah Pontianak, kemarin.

"Kegiatan ini diikuti 700 orang mahasiswa dari berbagai program studi," ujarnya.

Selain dirinya, adapun narasumber yang hadir di antaranya Komisioner Bidang Kerjasama dan Hubungan Antar Lembaga, Lutfi Faurusal Hasan dan Mediator Komisioner bidang Penyelesaian Sengketa Informasi, Chatarina Pancer Istiyani.

”Sebagai Agent of Change, mahasiswa diharapkan dapat membawa suatu perubahan dari sesuatu hal yang buruk menjadi sesuatu hal yang lebih baik dalam berbagai aspek. Itu berarti mahasiswa harus berperan aktif untuk menjadi penggerak dalam mendorong keterbukaan informasi publik," kata Vici. 

Ia berharap, mahasiswa mampu meningkatkan kapasitas bangsa dan mampu menjadi solusi atas berbagai tantangan dan permasalahan yang ada pada saat ini.

“Mahasiswa berasal dari berbagai daerah di seluruh Kalimantan Barat. Harapan kami, saat mahasiswa berkumpul dalam komunitas-komunitasnya, ataupun saat sedang libur kuliah dan pulang ke daerahnya masing-masing, mahasiswa dapat juga menginformasikan kepada masyarakat di daerahnya masing-masing tentang adanya UU KIP," harapnya.

Upaya ini bertujuan agar masyarakat semakin paham terhadap hak-haknya atas informasi publik. 

"Bersama mahasiswa kita berjuang untuk mendorong keterbukaan informasi publik di Kalimantan Barat, guna mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih,” pungkasnya. (pk/bob)