Selasa, 19 November 2019


Dukung OSO Kembali Maju Ketum

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 295
Dukung OSO Kembali Maju Ketum

Grafis Koko

PONTIANAK, SP – Seluruh pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Kalimantan Barat sepakat mendukung Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) kembali menjabat posisi ketua umum dalam Musyarawah Nasional (Munas) mendatang. Suara bulat itu merupakan satu di antara putusan dalam Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) DPD Hanura Kalbar di Hotel Orchardz Pontianak, Kamis (10/10).

Ketua DPD Hanura Kalbar, Suyanto Tanjung menjelaskan agenda rapimda merupakan forum menyatukan persepsi untuk menyongsong munas dan Pilkada 2020.

"Tentu ini untuk konsolidasi, di internal partai kita dalam menyongsong munas yang kita minta kepada DPP Hanura agar segera dipercepat," jelasnya.

Alasan pihaknya meminta munas untuk dipercepat, agar tidak ada lagi yang mencoba mengganggu kepemimpinan Partai Hanura, sebagaimana yang terjadi sebelumnya. Di sisi lain, akan ada agenda besar di depan, yakni Pilkada serentak 2020. Di Kalbar, tujuh daerah akan ambil bagian.

"Kita ingin ada gangguan lagi. Kita usulkan Pak Oesman Sapta untuk maju kembali sebagai Ketua Umum. Itu harga mati bagi pengurus Partai Hanura di Kalbar," jelasnya.

Perihal Pilkada serentak 2020, pihaknya akan mendiskusikan lebih dahulu bersama DPC Hanura se-Kalbar. Hanura Kalbar menargetkan memenangi semua Pilkada mendatang. Bukan tanpa alasan, dari 15 Pilkada daerah lalu, Hanura menang di 10 wilayah.

"Tentu dengan prestasi-prestasi yang sudah ada kita pertahankan. Bahkan kita tingkatkan ke depan. Dari tujuh kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada semua mempunyai kans yang sama. Kita akan prioritas kader Partai Hanura dulu, baru kita selektif memilih putra-putri Kalimantan Barat," katanya.

Ajung juga berharap mereka yang sudah diusung oleh Partai Hanura, ingat dengan jasa-jasa partai. Karena menurut dia, membesar partai perlu kerja sama antara kader-kader maupun kepala daerah yang sudah didukung Partai Hanura, agar bersama-sama membangun daerah.

Sekretaris Jenderal DPD Hanura Kalbar, Harry Daya menjelaskan rapinda bertujuan merapatkan barisan 12 kabupaten dan dua kota di Kalbar. Dalam pertemuan itu pun, diundang juga setidaknya 47 anggota dewan, lima di antaranya adalah pimpinan dewan.

“Kita undang di sini untuk menyamakan kesepakatan untuk mendukung, meminta kembali OSO untuk memimpin kembali Hanura di masa datang. Ini agenda besar yang kita lakukan dalam rapimda ini,” katanya.

Selain itu, target Hanura di Kalbar adalah mendorong pemekaran Kapuas Raya. Sebab hal ini masuk dalam prioritas pembahasan dalam rapat pimpinan daerah.

“Karena beberapa pimpinan yang masuk dalam Hanura menginginkan Kapuas Raya cepat dimekarkan agar pembangunan bisa meratakan dan ini juga janji politik Jokowi dan Midji,” tutupnya.

Bupati Kayong Utara yang juga Ketua DPC Hanura di sana, Citra Duani menegaskan DPC Kayong Utara menyepakati akan tetap memilih OSO memimpin partai di periode selanjutnya. Alasannya, selama ini belum ada tokoh yang mampu menyaingi kredibilitas OSO, yang mampu menampung banyak aspirasi masyarakat di berbagai wilayah.

“Selain itu beliau (OSO) juga satu-satunya ketua partai yang berasal dari Kalbar, putra daerah. Maka dari itu kita tetap memperjuangkan putra daerah kita untuk tetap jadi menjabat Ketua DPP Hanura,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk menjadi pemimpin harus memiliki sifat relawan yang bisa menyerap aspirasi dan peka, serta cepat merespon apa yang diinginkan masyarakat. Ciri-ciri yang disebutkannya, ada pada OSO.

“Kalau beliau tidak menjabat lagi, mungkin Kalbar tidak seperti ini. Seperti di Kayong Utara kalau tidak ada beliau, tidak mungkin mekar. Setelah mekar beliau mencari cara agar dana-dana pusat bisa turun ke daerah dan sekarang menginginkan bandara Kayong Utara harus siap 2020. Kalau tak ada beliau, mungkin bandara itu tidak bisa dibangun,” tegasnya.

Ketua DPC Hanura Ketapang, Jamhuri Amir pun mengatakan pihaknya sangat mendukung Oesman Sapta Odang maju kembali sebagai Ketum Hanura periode 2020-2024 mendatang.

"Tadi hasil rapimda menegaskan meminta kepada Pak OSO selaku Ketum Hanura untuk maju kembali sebagai Ketum Hanura periode 2020-2024," ungkapnya.

Selain meminta OSO maju kembali memimpin Hanura, rapimda juga meminta pelaksanaan munas dipercepat. Termasuk meminta penarikan aset-aset partai yang dikuasi oleh orang-orang yang tidak berhubungan dengan partai.

DPC Hanura Ketapang mendukung OSO kembali memimpin Hanura karena selain putra daerah, sudah banyak perubahan yang dibuat oleh OSO selama memimpin Hanura. Perubahan ini dirasakan langsung para kader khususnya di daerah.

"Kalau kemarin itukan kita tahu ada kemelut, tapi kami yakin beliau bisa terus membesarkan partai, yang jelas di bawah pimpinan Pak OSO, organisasi benar-benar berjalan khususnya tingkat koordinasi dan konsolidasi," nilainya.

Saat disinggung mengenai Pilkada yang juga akan berlangsung di Kabupaten Ketapang, dia mengaku dalam rapimda, partai meminta kader partai untuk maju mencalonkan diri.

"Ada beberapa daerah termasuk Ketapang diminta kader untuk maju, namun untuk nama-namanya siapa memang belum mengerucut. Hanya saja kalau untuk Ketapang di internal DPC semua mendukung saya, jadi tinggal menunggu DPD dan DPP kalau dipercaya dan menugaskan, saya siap," tegasnya.

Dukung Pemerintah

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan rapimda juga dilakukan sebagai pengantar kader yang menjadi anggota legislatif untuk menjalankan tugas. Dia pun menginformasikan program yang mungkin bisa disinergiskan dengan Hanura dan memperjuangkan di DPRD Kalbar. Sinergitas penting untuk membangun Kalimantan Barat.

"Hanura sebagai salah satu partai pengusung saya, tetap dibutuhkan ide dan pemikirannya untuk bisa menyusun program dengan baik," ucapnya.

Dia pun turut menyampaikan trik dalam berpolitik. Jika ingin sukses, menurutnya harus menggunakan strategi yang panjang. Termasuk menguasai dan mengetahui semua sektor. Akhir karir politik pun harus ditutup dengan baik.

Perihal janji pemekaran provinsi Kapuas Raya, dia menegaskan komitmennya. Namun keputusan pembentukan provinsi baru ada pada pemerintah pusat. Sambil menunggu moratorium dibuka, pemerintah provinsi tetap menyiapkan pembentukan provinsi baru.

"Lahan untuk pembangunan kantor gubernur, DPRD dan kantor-kantor sudah ada, semua aset pemerintah provinsi dan Kabupaten Sintang yang ada di sana tanahnya boleh digunakan," tambahnya.

Pemprov Kalbar pun sudah menyiapkan Detail Engineering Design (DED) Kantor Gubernur dan DPRD Kapuas Raya. Mulai tahun depan, akan dipersiapkan dana sebesar Rp10 miliar untuk pembangunan gedung. Jika ada progres yang baik dan cepat, masa persiapan tiga tahun akan selesai.

"Saya siap sebagai gubernur daerah induk untuk menganggarkan dana operasional provinsi persiapan," katanya.

Sementara untuk pemekaran kecamatan, dia meminta ditahan terlebih dahulu agar administrasi yang diajukan tidak perlu diubah lagi.

Sedangkan Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie juga berharap agar Oesman Sapta Odang dapat memimpin kembali DPP Partai Hanura. Sosok Oesman Sapta menurut Tjhai Chui Mie sangat menginspirasi. Karena sebagai pemimpin putra daerah Kalbar, dia dapat memberikan prestasi.

"Apa yang sudah dilakukan Pak OSO dengan prestasi pada Pemilu 2019, khusus di Kalimantan Barat yang terjadi peningkatan. Tentu ini prestasi yang baik, sebagai pemimpin Partai Hanura beliau sudah memberikan kemajuan yang bisa dilihat dan dirasakan oleh masyarakat Kalbar. Saya pikir ini hal yang bagus untuk Bapak OSO naik kembali sebagai Ketua DPP Partai Hanura," jelasnya.

Sebagaimana diketahui Wakil Wali Kota Singkawang yang mendampingi Tjhai Chui Mie merupakan kader Hanura. Di Kota Singkawang, juga terjadi kenaikan perolehan kursi di DPRD dari Hanura. Dia pun berharap kerja sama baik antara Pemkot Singkawang dan Partai Hanura untuk membangun bersama.

"Bersama dengan Partai Hanura, Wali Kota, Wakil Wali Kota dan lainnya, kita berharap ada kerja sama untuk bekerja keras, kerja cerdas. Bagaimana aspirasi masyarakat bisa kita perjuangkan dan kita tingkatkan, sehingga masyarakat bisa menikmati peningkatan kesejahteraan untuk masyarakat Singkawang, selama kepemimpinan saya dengan Pak Irwan," pungkasnya. (din/iat/sms/bls)