Selasa, 21 Januari 2020


Yuli-Harry Pimpin Hiswana Migas Pontianak

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 1117
Yuli-Harry Pimpin Hiswana Migas Pontianak

DILANTIK – Pengurus DPC Hiswana Migas Kota Pontianak periode 2019-2023 dilantik Ketua DPD IV Hiswana Migas Kalimantan, Amien Santang, di Hotel Golden Tulip, Pontianak, Kamis (5/12).

PONTIANAK, SP - Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kota Pontianak periode 2019-2023 resmi dilantik, Kamis (5/12). Musyawarah cabang ke IX DPC Hiswana Migas Pontianak menetapkan Yuliansyah sebagai ketua dan Harry ‘Daya’ Ardianto sebagai sekretaris.

Ketua DPC Hiswana Migas Kota Pontianak periode 2019-2023, Yuliansyah menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua anggota Hiswana Migas Kota Pontianak. Kepercayaan untuk memimpin organisasi yang diamanahkan akan emban dengan baik.

Dia menyebut dalam kurun waktu 2019-2023 beban secara kolektif dan fungsional organisasi tidaklah ringan. Namun demikian, dengan rasa kebersamaan dan semangat kinerja profesional organisasi serta keanggotaan yang baik dalam mengemban tugas, diharapkan bisa berjalan baik.

"Kegiatan kita betul-betul sebagai tugas dan amanah yang wajib dilaksanakan," ucapnya saat memberikan sambutan pada penutupan musyawarah cabang ke IX DPC Hiswana Migas Pontianak di Hotel Golden Tulip, Kamis (5/12).

Dia menambahkan, tugas yang diberikan Pertamina juga merupakan barang yang harus tepat sasaran. Dia berpesan kepada formatur, bahwa amanah ini untuk bersama. Dalam hal ini, kepengurusannya siap melanjutkan dan meningkatkan hasil yang sudah dicapai pengurus sebelumya.

Ketua DPD IV Hiswana Migas Kalimantan, Amien Santang mengatakan musyawarah yang telah berhasil menetapkan kepengurusan terpilih merupakan kegiatan organisasi. Amanah yang diberikan kepada pengurus terpilih bukanlah hal yang mudah.

Selama kurun waktu empat tahun ke belakang, secara langsung Hiswana Migas berhadapan kepada perubahan yang harus disikapi secara profesional. Pengurus DPC Hiswana Migas terpilih diharapkan bisa mengatasi masalah baik internal maupun eksternal.

"Pengurus DPC Hiswana Migas terpilih sebagai ujung tombak penyaluran BBM, non BBM dan gas Pertamina," ucapnya.

Amien menambahkan pengurus juga harus mampu membuat organisasi mandiri dan solid serta bermanfaat bagi masyarakat. Rasa kebersamaan dan kesatuan antar pengurus juga harus dilakukan, dengan tetap menaati aturan di Hiswana Migas.

Sales Area Manager Retail Pertamina, Weddy Surya Windrawan mengatakan masih banyak masalah yang muncul di tengah masyarakat. Bisnis energi menurutnya, harus diurus dengan serius. Karena menyangkut hidup orang banyak di Kalimantan Barat.

“Jangan sampai menjadi masalah dan selalu berulang. Komunikasi yang efektif harus dilakukan mulai dari Pertamina dan Hiswana Migas juga pemerintah daerah. Sampai sekarang kondisi kelangkaan tidak terjadi," ucapnya.

Dia menambahkan komunikasi antara Pertamina, Hiswana Migas dan pemerintah daerah juga harus baik. Karena masalah yang sering terjadi bisa diatasi dengan komunikasi yang lancar. Dia juga berharap tidak ada masalah jelang Natal dan tahun baru. (din/bls)