Selasa, 15 Oktober 2019


Bupati Pantau Pasar Sambas

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 742
Bupati Pantau Pasar Sambas

SIDAK PASAR – Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili, memantau keadaan pasar di Sambas, Rabu (21/6). Hal ini dilakukan untuk memastikan adanya stabilitas harga dan ketersediaan barang di semua pasar. SUARA PEMRED/KINOI NURHADI

SAMBAS, SP - Jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili, memantau Pasar Tradisional. Ia turun langsung untuk memastikan adanya stabilitas di semua pasar.  

“Dari pantauan di pasar-pasar, keadaannya sangat stabil. Harga barang tidak mengalami kenaikan, walau diprediksi harga daging sapi dan ayam, akan naik setelah lebaran,” paparnya, saat ditemui Suara Pemred, Rabu (21/6).
 

Bupati H Atbah sendiri memastikan, harga Sembako tidak akan naik dan dan stoknya aman, bahkan hingga usai lebaran. Untuk tahun ini, kata H Atbah, ada penurunan pembeli jika dibandingkan dengan tahun lalu. Hal ini dipengaruhi oleh harga komoditi petani, seperti karet, padi, dan jeruk yang turun.  

"Menurut penjual, tahun ini gairah masyarakat untuk membeli turun, jika dibanngkan tahun lalu. Secara ekonomi nasional, juga cukup sulit,” kata H Atbah.   Kabid Perdagangan, Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Kumindag) Kabupaten Sambas, Nisa Azwarita mengatakan, harga Sembako memang masih sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yang ditentukan pemerintah.  

"Harga telur sesuai dengan HET yang ditetapkan bersama Pemprov, yakni Rp 25 ribu per kilogramnya. Sementara harga daging sapi, sekitar Rp130 ribu per kilogram, bawang putih Rp35 ribu per kilogram, semuanya HET yang ditetapkan,” kata Nisa.  

"Untuk daging sapi, tetap harganya, kemarin kita sempat khawatirkan harga telur dan bawang putih, namun kini harganya sesuai, dan stoknya aman," ungkapnya.  

Yang mengalami kenaikan, tutur Niza, adalah daging ayam dari Rp35 ribu jadi Rp38 ribu per kilogram. Hal ini, kata dikarenakan ayam terserang penyakit.  

"Sebernarnya untuk penyebaran bibit ayam dulu, Sambas mencukupi sampai lebaran, namun menurut penjual, sekaligus peternak menyampaikan ayam terserang penyakit, hasil pantauan ini kita akan menindak lanjuti mengenai harga ayam," tutupnya. (noi/mul)