Minggu, 19 Januari 2020


Banjir Rendam Puskesmas dan Sekolah

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 65
Banjir Rendam Puskesmas dan Sekolah

Tinjau banjir – Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili saat meninjau banjir di Desa Nibung, Kecamatan Paloh, Minggu (12/8). Atbah meminta masyarakat untuk selalu waspada kemungkinan adanya banjir susulan. ist

SAMBAS, SP - Hujan deras dalam tiga hari terakhir merendam beberapa wilayah Sambas. Satu di antara daerah yang terkena banjir cukup parah yakni di Kecamatan Paloh. Air laut yang sedang pasang serta tingginya curah hujan membuat ketinggian banjir di kecamatan tersebut mencapai satu meter.

Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili bersama wakilnya, Hairiah meninjau ke lokasi banjir di Desa Nibung, Kecamatan Paloh, Sabtu (7/12). Banjir di wilayah tersebut ketinggiannya mencapai lutut orang dewasa. Beberapa rumah warga juga turut terendam, termasuk bangunan puskesmas dan sekolah.

"Selain rumah warga, fasilitas lain seperti puskesmas dan beberapa sekolah juga terendam banjir. Begitu juga di sepanjang jalan menuju Kecamatan Paloh," kata Wakil Bupati Sambas, Hairiah.

Hairiah juga memantau kondisi pasien yang dirawat di Puskesmas Paloh. Ia berterima kasih atas partisipasi masyarakat yang proaktif membantu pasien dan warga yang tertimpa musibah dengan menyiapkan sampan untuk alat transportasi. 

"Saya mengimbau masyarakat waspada banjir, termasuk hewan berbosa yang mungkin masuk ke rumah, waspada juga dengan aliran listik di rumah,” imbau Hairiah.

Aparat desa juga diminta mendata korban yang terkena dampak banjir serta menyediakan lokasi untuk tempat evakuasi.

Sementara Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili menghimbau masyarakat tetap memperhatikan kondisi kebersihan lingkungan.

"Mari kita bersih-bersih selokan dan lingkungan sekitar, saya berharap kita tetap mengantisipasi takutnya air laut pasang dan hujan kembali turun," kata Atbah, Minggu (12/8).

Banjir menurut Atbah juga akan memberi dampak buruk terhadap kesehatan, karenanya, Dinas Kesehatan diminta  siaga membantu masyarakat.

"Pihak kecamatan dan Dinas Kesehatan kita minta untuk selalu membantu dan mengawasi kesehatan masyarakat kita yang terkena banjir," kata Atbah.

Atbah juga mendatangi rumah-rumah penduduk dan memberikan bantuan kepada korban banjir. Bantuan yang diberikan diharapkannya dapat meringankan beban masyarakat.

"Semoga Allah melindungi kita, menjaga kita dari musibah dan bencana, penyakit dan hal-hal yang tidak diinginkan," harap Atbah. (noi/jee)