Yansen-Ason Tantang Petahana

Sanggau

Editor Kiwi Dibaca : 1082

Yansen-Ason Tantang Petahana
PEMUNGUTAN SUARA – Warga sedang memasukkan surat suara ke kotak suara saat pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di sebuah daerah. Di Sambas, beberapa peserta Pilkada sudah mulai muncul.
SANGGAU, SP - Teka-teki pasca beredarnya stiker bertuliskan YAS (Yansen-Ason) membangun dan merakyat, maju-merata-berbudaya-sejahtera di media sosial terjawab sudah.   Bakal Calon Bupati Sanggau periode 2018-2023, Yansen Akun Effendy terang-terangan memastikan menggandeng Fransiskus Ason untuk melawan pasangan petahana di Pilkada Sanggau 2018 yakni Paolus Hadi-Yohanes Ontot.  

“Sudah, sudah pasti, sudah clear dengan Pak Ason. Jadi kalau sekarang ini ada PH-YO, ada lagi YAS (Yansen-Ason),” katanya menjawab Suara Pemred saat dikonfrmasi soal stiker yang berdar itu melalui via seluler, Senin (18/9).
  Ditanya apa yang menjadi pertimbangan akhirnya memutuskan memilih Ason menjadi wakilnya, Ketua Bappilu DPD Partai Hanura Kalimantan Barat ini menegaskan bahwa pertimbangannya adalah berdasakan hasil survei.  

“Berdasarkan survei di lapangan. Sebagian masyarakat Sanggau menginginkan saya berpasangan dengan Pak Ason. Jadi Yansen-Ason bukan keinginan saya atau Pak Ason, tapi keinginan sebagian masyarakat Sanggau,” ujar Yansen.   Disinggung soal partai pengusung, Yansen masih belum mau berkomentar.  

“Yang jelas saya dan Pak Ason yang merupakan salah satu kader terbaik Partai Golkar sudah mendaftar ke partai politik yang membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Sanggau. Kita tunggu saja keputusan partai politik,” ucapnya.  

Nama Yansen sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Sanggau. Ia adalah Bupati Sanggau periode 2003-2008. Pada Pilkada Sanggau 2008 silam, Yansen tumbang melawan Setiman H Sudin yang merupakan wakilnya pada saat itu. Setiman saat itu berpasangan dengan Paolus Hadi (Bupati Sanggau sekarang ini).   Pilkada 2008, diikuti enam pasangan peserta Pilkada. Pasangan Krisantus Kurniawan dan H Suharto mendapat nomor urut 1, Yansen Akun Effendi dan Abdullah mendapat nomor urut 2, pasangan F Andeng Suseno dan Daniel Kwetono Djiono mendapat nomor urut 3, pasangan T Arsen Rickson dan H Abang Syafi’ei mendapat nomor urut 4, pasangan Thadeus Yus dan Petrus David N BA mendapat nomor urut 5, dan pasangan H. Setiman H Sudin dan Paolus Hadi mendapat nomor urut 6.   Saat itu, Yansen dan pasangannya menggunguli perolehan suara, yakni meraih 61.282 atau 28,42 persen suara. Disusul pasangan nomor urut 6 yang memperoleh 43.094 suara atau 19,98 persen.  

Namun, karena pemenang di Pilkada 2008 silam harus mengantongi perolehan suara 30 persen plus 1, maka dilakukanlah Pilkada dua putaran. Pada putaran kedua yang digelar 15 Desember 2008, diikuti pasangan incumbent Yansen Akun Effendy-Abdullah dan pasangan H Setiman H Sudin - Paolus Hadi.  

Hasilnya, pasangan incumbent saat itu memperoleh 104.899 suara dan pasangan H Setiman H Sudin - Paolus Hadi memperoleh 109.942 suara.   Sementara Ason merupakan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sanggau. Saat ini ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sanggau. Pada Pileg 2014 lalu, Ason mengambil daerah pemilihan dua (Meliau-Toba-Tayan Hilir) dan berhasil meraup 3.384 suara. (jul/bah)