Sabtu, 19 Oktober 2019


PH Minta BPD Pahami Tugas dan Fungsi

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 121
PH Minta BPD Pahami Tugas dan Fungsi

LANTIK BPD - Bupati Sanggau Paolus Hadi memberikan ucapan selamat kepada anggota BPD se-Kecamatan Kapuas yang telah dilantiknya di Aula Kantor Camat Kapuas, Rabu (12/6).

SANGGAU, SP - Bupati Sanggau Paolus Hadi (PH) melantik 111 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) masa bakti 2019-2025 di Aula Kantor Camat Kapuas, Rabu (12/6). Mereka yang dilantik secara serentak itu berasal dari 20 desa se-Kecamatan Kapuas.

Kepada para anggota BPD yang telah dilantik, PH menekankan agar mempelajari serta memahami  tugas dan fungsinya sebagai anggota BPD. 

“Evaluasi kita justru bisa terjadi kesenjangan pemerintahan desa dengan BPDnya, kadang-kadang karena tugas fungsinya tidak dipahami. Makanya harus tahu tugas fungsi,” tegasnya.

Sebagai anggota BPD, lanjut bupati dua periode ini, tidak bisa lagi hanya sekedar simbol-simbol. Karena tugas fungsi mereka adalah mengawal anggaran dan mengawal aspirasi masyarakatnya.

“Jadi harus belajar juga,” seru PH.

Disinggung jika ada anggota BPD yang sebelumnya menjadi lawan politik Kades ketika Pilkades? Bupati mengingatkan bahwa politik sudah selesai. “Tapi kalau menjadi mitra kerja itukan ada aturan. Tadi kebetulan saya tanya tidak ada pula yang jadi pesaing Kades,” tuturnya.

PH berharap, anggota BPD dapat meningkatkan kapasitas SDM dan inovasinya untuk mengatasi persoalan hubungan disharmonis antara BPD dan Pemerintahan Desa. “BPD memiliki hak bertanya, konfirmasi mengenai pembangunan desa, terkait program apa saja yang sudah berjalan dan yang tidak dijalankan,” katanya.

Kemudian, PH menambahkan, BPD harus bisa menjadi partner kepala desa dalam membangun desanya. “BPD harus bisa menjadi pilar utama dan jembatan koordinasi kerja pemerintah desa dan masyarakat,” tandasnya.

Terkait tugas dan fungsi BPD juga diingatkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa (DPM Pemdes) Kabupaten Sanggau, Siron. Ia menegaskan, BPD merupakan mitra kerja kepala desa, mereka harus belajar terkait fungsi dan tugasnya sebagai BPD.

“Kemudian dalam kerja sama, disamping pengawasan, juga dia memberikan masukan kepada kepala desa. Jangan biarkan kepala desa berjalan sendiri, BPD harus ikut bertanggungjawab apapun permasalahan di desa, BPD harus tahu,” ujarnya.

Siron menyebut, dalam pembahasan APBDes, BPD harus terlibat. Begitu juga dalam membuat peraturan desa. “BPD harus ikut ambil bagian dalam pembangunan desa. Untuk itu anggota BPD dituntut memaknai tugas dan fungsinya,” harap Siron.

Ia juga juga meminta anggota BPD yang dilantik membangun keharmonisan dengan kepala desa di wilayah masing-masing. “Kerja sama yang baik harus dibangun antara anggota BPD dengan kepala desa dalam menjaga stabilitas pemerintahan. Termasuk dalam pelaksanaan kegiatan program pembangunan desa,” pungkasnya. (jul/nak)

BPD Jangan Hanya Sebagai Formalitas

Salah satu mahasiswa asal Kabupaten Sanggau, Junaidi meminta agar para anggota BPD tidak hanya menjadi simbol dan pelengkap dari tuntutan undang-undang tentang pemerintahan desa saja. Tapi BPD kata Junaidi harus benar-benar berperan sesuai dengan kapasitas, tugas dan tanggung jawab sesuai dengan ketentuan yang ada.

“Kalau ingin desa maju ya BPD juga harus berperan aktif, jangan hanya jadi simbol atau pelengkap saja karena kebutuhan dan peraturan perundangan-undangan,” ujarnya di Pontianak, Rabu (12/6)

Menurut Junaidi, seorang anggota BPD juga harus memiliki SDM yang mumpuni agar mampu mengimbangi tingkat kebutuhan pembangunan serta partisipasi masyarakat di tingkat Desa. “ Itu sudah menjadi tugasnya BPD, jadi SDM harus juga mumpuni agar tak hanya sekedar ada sebagai formalitas,” katanya.

Kendati demikian Junaidi mengakui bahwa masih banyak desa-desa yang masih perlu ditingkatkan lagi pemahaman tugas, fungsi dan tanggung jawab anggota BPD nya. Sebab menurutnya tidak bisa di pungkiri kualitas SDM setiap desa tentu berbeda-beda.

“Karena itu anggota BPD juga harus sering diberi arahan dan masukan ataupun pelatihan dan sebagainya. Supaya mereka bisa menjalankan tugas dengan baik dan sadar akan fungi serta tanggung jawab yang dimiliki,” tandasnya. (nak)