Rabu, 23 Oktober 2019


Fokmas Minta Pemkab Perbaiki Jembatan Belitang

Editor:

Tajil Atifin

    |     Pembaca: 844
Fokmas Minta Pemkab Perbaiki Jembatan Belitang

Jembatan Rusak - Warga tengah melintas di Jembatan Belitang yang kondisinya rusak parah. Bagian lantai jembatan berlubang dan dikhawatirkan akan membahayakan warga yang melintas

SEKADAU, SP - Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Sekadau (Fokmas) meminta Pemkab Sekadau segera memperbaiki jembatan yang menghubungkan Desa Belitang Satu dan Desa Belitang Dua di Kecamatan Nanga Belitang yang kondisinya saat ini mengalami kerusakan. “Kondisi jembatan sangat memprihatinkan, padahal jembatan itu akses vital yang menghubungkan kedua desa,”ujar Ketua Fokmas, Giat Anshorrahman, Kamis (12/10)

Ia khawatir, jika kondisi jembatan yang rusak terus dibiarkan selain membahayakan warga juga timbul penilaian Pemkab Sekadau tidak berlaku adil melakukan pembangunan di desa

“Kemarin sempat dilakukan upaya penambalan oleh pihak Desa dan masyarakat setempat. Namun pondasi jembatan itu sudah sangat tua dan sudah selayaknya direnovasi keseluruhan,” ungkapnya.
Penanganan perbaikan jembatan oleh Pemkab Sekadau selama ini dinilainya relatif lamban, Ia mencontohkan. Ia mencontohkan jembatan Nanga Kulun yang roboh sekitar sebulan yang lalu. Padahal kondisi jembatan sudah dilaporkan bulan Agustus lalu, namun karena tidak ditanggapi akhirnya jembatan tersebut ambruk.
Ia juga menyoroti masalah pembangunan yang menurutnya terkesan berpusat di sekitar ibukota Kabupaten saja. Padahal kewajiban pemerintah adalah melakukan pembangunan secara merata

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sekadau, Ramsyah mengatakan, pihaknya memiliki data jembatan yang akan diperbaiki. "Ada yang rusak total, rusak berat, dan rusak ringan. Kita ada data itu semua, nah untuk jembatan belitang tentu jika dinyatakan prioritas akan diperbaiki," ungkapnya.

Ia mengatakan, pihaknya saat ini sedang membuat pembangunan skala prioritas tahun 2018, adapun prioritas tersebut masih seperti jalan, jembatan, dan jalan pemukiman.
"Jika jembatan belitang dua itu terbilang sudah sangat parah maka akan ada pembangunan sementara sebelum perencanaan anggaran dilakukan tahun berikutnya," jelasnya.

Sementara terpisah, Anggota Anggota DPRD Sekadau, Liri Muri meminta Pemkab Sekadau mengecek kondisi jembatan Desa Belitang Satu. "Karena kalau tidak di cek, kita khawatir nanti memakan korban, apalagi kondisi lantai jembatan saat ini sudah banyak yang bolong," ungkapnya.

Menurut Politisi Hanura ini, Jembatan Belitang Satu merupakan akses penting perekonomian masyarakat di desa itu, apalagi Desa Belitang Satu termasuk wilayah pusat kota Kecamatan Belitang.
"Jadi, saya selaku Anggota DPRD Dapil Belitang tentu sangat mendesak pemerintah mengkaji jembatan itu dan diharapkan tahun depan atau perubahan bisa dibangun," pungkasnya. (akh/jee)