Selasa, 19 November 2019


22 Kadis Ikuti Uji Kompetensi Manajerial

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 73
22 Kadis Ikuti Uji Kompetensi Manajerial

SELEKSI - 22 peserta yang saat ini menjabat sebagai kepala dinas dan kepala badan mengikuti uji kompetensi manajerial jabatan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Sekadau.

SEKADAU, SP - Wakil Bupati Sekadau Aloysius, SH,M.Si membuka assessment center (uji kompetensi manajerial) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemkab Sekadau di Aula Gedung Kateketik, Senin (21/10).

Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau Drs. Zakaria selaku ketua panitia menuturkan, pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara serta Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Menteri Perdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 38 Tahun 2017 tentang Standar Kompetensi Jabatan Aparatur Sipil Negara. 

"Bahwa untuk setiap Jabatan Pimpinan Pratama Tinggi Pratama ditetapkan syarat kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan pelatihan, rekam jejak jabatan dan integritas serta persyaratan lain yang dibutuhkan," ujarnya. 

Untuk itu, kata dia, sebagaimana peraturan dan ketentuannya dalam rangka melakukan proses mutasi pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Sekadau dapat dilaksanakan secara optimal perlu dilaksanakan uji kompetesi oleh panitia seleksi.

"Tahap seleksi meliputi, seleksi tahap pertama (rekam jejak), kemudian seleksi tahap kedua (penulisan makalah dan wawancara) dan terakhir seleksi tahap ketiga (seleksi kompetensi). Adapun peserta diikuti oleh pejabat struktural Eselon II (Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama) di lingkungan Pemkab Sekadau sebanyak 22 peserta," jelasnya. 

Wakil Bupati Sekadau Aloysius, SH,M.Si dalam arahannya mengucapkan, selamat dan terima kasih kepada panitia pelaksana dan panitia seleksi yang telah melaksanakan uji kompetensi manajerial.

"Saya berharap melalui assessment ini pimpinan bisa mendapatkan masukan dan informasi yang objektif terhadap kemampuan dan kompetensi setiap peserta yang mengikuti tahapan seleksi," ujarnya. 

Melalui tahapan assessment ini, kata dia, segenap pimpinan bisa mendapatkan masukan dan informasi yang objektif terhadap kemampuan dan kompetensi peserta seleksi. (akh)