Rabu, 23 Oktober 2019


Ini Profil Pendaftar Calon Ketum Yayasan Bhakti Suci Periode 21 Masa Bhakti 2019-2024, Susanto Muliawan Lim

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 169
Ini Profil Pendaftar Calon Ketum Yayasan Bhakti Suci Periode 21 Masa Bhakti 2019-2024, Susanto Muliawan Lim

Susanto Muliawan Lim (Lu Cun Hong), saat mendaftar. Ia merupakan perwakilan dari Yayasan Tulus Budi Pontianak dan Yayasan Gema Setia, serta telah didukung oleh 14 yayasan.

PONTIANAK, SP - Pendaftaran Calon Ketua Umum Yayasan Bhakti Suci (YBS) Periode 21 Masa Bhakti 2019-2024, telah ditutup pada Rabu (7/8/2019).

Hingga hari terakhir pendaftara, ada dua tokoh yang mendaftar, salah satunya adalah Susanto Muliawan  Lim (Lu Cun Hong).
  Susanto Lim merupakan perwakilan dari Yayasan Tulus Budi Pontianak dan Yayasan Gema Setia, dan mengakui telah didukung oleh 14 yayasan.  

Pria ramah tersebut menjelaskan motivasinya untuk mencalonkan diri sebagai Calon Ketum YBS Periode 21 Masa Bhakti 2019-2024. Ia ingin menjadikan YBS lebih baik lagi bagi warga Tionghoa di Kalbar, terutama terus bergerak di bidang sosial.  

“Program kerja yang telah saya dipersiapkan adalah peningkatan pembangunan Gedung YBS yang representatif, sebagai perwujudan simbol warga Tionghoa di Pontianak,” tutur Susanto.  

Ia menjelaskan, bahwa berencana membangun Gedung Krematorium di Pontianak atau di Pontianak Utara. Dimulai dengan menyelesaikan masalah sertifikasi tanah, yang pada periode sebelumnya belum terselesaikan. Selain itu, ada pula program meningkatkan kerja penyelesaian jalan YBS di Siantan.  

“Itu semua tugas utama, sementara yang lainnya akan dibicarakan pada saat pemilihan dan setelah terpilih nantinya," ungkap Susanto.  

Salah satu yayasan pendukung Susanto adalah Yayasan Nilam. Melalui  Ketua Yayasan Nilam, Hary Sandra, menyampaikan alasan mendukung Susanto maju sebagai Ketum YBS. Susanto dianggap benar-benar memiliki jiwa sosial dan memiliki kedekatan dengan semua yayasan.
 

“Artinya Susanto memiliki kemampuan bersosialisasi dengan semua yayasan yang berhimpun di YBS ini,” papar Sandra.  

Sandra melanjutkan, bahwa Susanto telah menjadi Wakil Ketua Gema Setia selama empat periode. Sehingga seluk beluk tentang semua yayasan, ia sangat memahami.  

“Beliau sudah menjadi pengurus YBS satu periode. Sepak terjangnya di Yayasan telah banyak memberikan kontribusi disemua kegiatan," katanya.  

Selain Yayasan Nilam, Susanto Lim juga didukung oleh 13 Yayasan lainnya, yaitu Yayasan Tulus Budi, Yayasan Gema Setia, Yayasan Karya Bersama, Yayasan Sepakat Bersama, Yayasan Sia Thu, Yayasan Upegoro, Yayasan Budi Luhur, Yayasan Drama Pala, Yayasan Marga Liauw, Yayasan Surya Agung, Yayasan Budi Mulia, Yayasan Budi Agung, dan Yayasan Sinar Surya. (rif)