Ditjen Minerba Apresiasi Keseriusan PT WHW Kelola Alumina

Advertorial

Editor K Balasa Dibaca : 480

Ditjen Minerba Apresiasi Keseriusan PT WHW Kelola Alumina
Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral pada Direktorat Jenderal Mineral dan Batu bara Kementerian ESDM, Bambang Susigit mengunjungi pabrik PT WHW. (ist)
KETAPANG, SP - Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral pada Direktorat Jenderal Mineral dan Batu bara Kementerian ESDM, Bambang Susigit, mengapresiasi keseriusan PT Well Harvest Winning (WHW) dalam melakukan kegiatan usahanya mengolah bauksit menjadi alumina (Smelter Grade Alumina). 

"Usaha di bidang ini, diharapkan  terus berkembang dan memunculkan investasi fasilitas pemurnian hingga ke sektor hilir dengan tetap memperhatikan lingkungan, kesejahteraan masyarakat dan keselamatan pertambangan yang baik," ujar Bambang saat mengunjungi pabrik PT Well Harvest Winning Alumina Refinery beberapa waktu lalu. 

Kunjungan tersebut juga dilakukan ke beberapa perusahaan pertambangan lainnya. Semata, untuk melihat fasilitas pengolahan dan pemurnian di Provinsi Kalimantan Barat yaitu PT Well Harvest Winning, PT Indonesia Chemical Alumina dan PT Dinamika Sejahtera Mandiri. Program ini dilakukan secara rutin oleh Ditjen Minerba, dalam rangka monitoring pembangunan fasilitas pemurnian yang dibangun di dalam negeri.


"Pemerintah sangat mendukung investasi yang dilakukan oleh ketiga perusahaan ini, semata untuk merealisasikan kegiatan peningkatan nilai tambah mineral seperti pembangunan fasilitas pemurnian yang didirikan oleh PT Well Harvest Winning ini," ujar Bambang, Senin (23/4).


PT WHW sendiri memiliki kapasitas produksi 1 juta ton alumina per tahun yang diekspor ke beberapa negara tujuan, di antaranya Tiongkok, India, Timur Tengah serta Malaysia. 

Sementara itu, Direktur PT WHW, Stevi Thomas menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kedatangan tim dari Dirjend Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM.

 “Kunjungan ke PT WHW merupakan sebuah kehormatan bagi kami, sekaligus bentuk perhatian dari pemerintah terhadap keberadaan perusahaan pertambangan yang berorientasi ekspor," kata Stevi. 

Ia mengatakan,  pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mentaati setiap aturan yang ditetapkan pemerintah di sektor pertambangan. 

 “Kami berkomitmen memberikan kontribusi yang optimal bagi perekonomian nasional dan daerah," kata Stevi. 

Untuk diketahui, PT WHW AR merupakan perusahaan join venture bentukan Harita Group melalui PT Cita Mineral Investindo Tbk dengan China Hongqiao Group Limited, Winning Investment (HK) Company Limited, Shandong Weiqiao Aluminum & Electricity Co. Ltd., PT Cita Mineral Investindo Tbk memiliki 30 persen kepemilikan saham. Sisanya dimiliki oleh China Hongqiao Group Limited sebesar 56 persen, Winning Investment (HK) Company Ltd sebesr 9 persen, dan Shandong Weiqiao Aluminum & Electricity Co.Ltd sebesar 5 persen.

WHW AR memiliki fasilitas pengolahan dan pemurnian bauksit menjadi SGA pertama dan terbesar di Indonesia serta Asia Tenggara dengan kapasitas produksi 1 juta ton per tahun. 

Nilai strategis PT WHW di antaranya, yaitu sebagai wujud dari implementasi amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Minerba, dimana pembangunan pabrik pemurnian alumina untuk mengolah bahan mentah dari hasil tambang alumina di daerah Kendawangan Kalimantan Barat. Kemudian, transfer teknologi dan penyerapan tenaga kerja lebih dari 2.500, meningkatkan nilai tambah ekonomi sekitar dan adanya potensi peningkatan pendapatan negara. (teo/bob/*)