PLN Tingkatkan Kehandalan Listrik Jelang Natal dan Tahun Baru

Advertorial

Editor Admin Dibaca : 165

PLN Tingkatkan Kehandalan Listrik Jelang Natal dan Tahun Baru
PERIKSA KESIAPAN - General Manager PLN UIW Kalbar, Richard Safakur bersama managemen memeriksa kelengkapan peralatan dan personel menghadapi Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 di Kantor PLN UIW Kalbar, Kamis (20/12).
PONTIANAK, SP - Untuk memastikan kesiapan unit layanan dalam menjaga dan mengamankan pasokan listrik jelang perayaan Natal dan Tahun Baru, PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Kalbar dan unit di bawahnya melaksanakan apel siaga serta gelar pasukan dan peralatan yang dipusatkan di halaman Kantor Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pontianak, Jalan Jenderal Ahmad Yani Pontianak, Kamis (20/12).

Sejumlah persiapkan serta  langkah khusus telah dilaksanakan di seluruh unit layanan pelanggan untuk mengamankan pasokan listrik.

Menurut General Manager PLN UIW Kalbar, Richard Safkaur, kegiatan apel siaga dan gelar pasukan ini merupakan wujud komitmen PLN dalam meningkatkan mutu layanan, terutama jelang perayaan Natal dan Tahun Baru, serta perayaan-perayaan keagamaan lainnya.

Diakuinya bahwa untuk mengamankan pasokan listrik terutama jelang perayaan even-even keagaamaan dan kegiatan berskala nasional, pihaknya telah melakukan beberapa upaya perbaikan dan pemeliharaan, mulai di sisi pembangkitan, transmisi, distribusi hingga mutu layanan yang bersentuhan langsung dengan pelanggan.

"Seluruh unit layanan dipastikan melakukan langkah-langkah  persiapan, guna meningkatkan kehandalan listrik sehingga pelayanan yang kami berikan kepelanggan menjadi maksimal," ujar Richard. 

Dijelaskannya pula langkah khusus yang dilakukan di antaranya penyusunan SOP jika terjadi gangguan listrik, agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. Upaya lain yang dilakukan adalah melakukan pendataan genset di gereja - gereja besar di Kalbar, distribusi genset ke kantor rayon dan unit layanan PLN. 

“Kami berkomitmen akan terus meningkatkan mutu layanan. Siap melayani nonstop 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu," tegas Richard.

Sementara itu, UP3 Pontianak sebagi unit layanan utama di sistem kelistrikan khatulistiwa melakukan berbagai upaya kongkrit dalam mengamankan pasokan listrik jelang Natal dan Tahun Baru, salah satunya dengan melakukan pemeliharaan jaringan dan instalasi di jalur prioritas serta membuat posko unit layanan cepat untuk mengantisipasi terjadi gangguan listrik.

Menurut Manajer UP3 Pontianak,  Ari Prasetyo, upaya peningkatan mutu layanan serta pengamanan pasokan listrik merupakan hal  utama yang kerap dilakukan oleh unitnya, salah satu upaya yang rutin dilakukan adalah pemangkasan pohon terpadu untuk mengantisipasi terjadinya gangguan listrik.

"Secara rutin kami melakukan perawatan dan pemeliharaan instalasi listrik, melaksanakan SOP manajemen trafo distribusi, melakukan pemangkasan pohon di sepanjang jalur jaringan distribusi, tentunya berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pontianak," jelas Ari. 
    
Diakuinya, potensi penyebab gangguan listrik yang sering terjadi dan fatal akibatnya yakni, disebabkan oleh  tali kawat  layang - layang.

Menurutnya, agar kondisi kelistrikan membaik, tentunya perlu perhatian dan partisipasi semua pihak. Terutama dalam mencegah terjadinya  gangguan listrik yang disebabkan oleh ulah beberapa warga yang gemar bermain layang-layang menggunakan tali kawat. 

"Intensitas gangguan listrik akibat tali kawat layang - layang cukup tinggi, ini masalah klasik dan harus menjadi perhatian serta tanggungjawab kita bersama. Kita telah melakukan berbagai upaya persuasif, melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Perlu ketegasan aparat agar tali kawat jangan sampai ada. Sebab ini merugikan masyarakat termasuk bagi pemain layang - layang itu sendiri," ungkap Ari.

Sama halnya juga yang dilakukan oleh UP3 Ketapang, mereka melakukan upaya penambahan mesin di beberapa lokasi, antara lain di PLTD Tajok Kayong Nanga Tayap, upaya ini berguna meningkatkan daya mampu mesin pembangkit dari 4 MW menjadi 6 MW.  

Untuk sistem kelistrikan di Air Upas yang menyuplai listrik ke Kecamatan Air Upas, Marau dan Manis Mata saat ini sedang defisit 300 kW, sudah dilaksanakan penambahan mesin pembangkit sebesar 1 MW,  diharapkan sudah dapat beroperasi sebelum Natal.

Untuk Kabupaten Kayong Utara beban puncak saat ini sebesar 5.5 MW, sedangkan daya mampunya 6 MW yang dipasok dari PLTD Melano.

Manajer UP3 Ketapang, Wilfrid Siregar mengatakan, sistem Ketapang ini saat mempunyai beban puncak sekitar 28 MW, sedangkan daya mampu sebesar 31 MW yang dipasok dari PLTU Sukabangun dan PLTD Sukaharja.

“Kondisi kelistrikan di sistem Ketapang  cukup aman, dimana daya mampu kita saat ini surplus sekitar 3 MW. Kita berharap tidak ada kendala yang berarti dalam memberikan layanan yang maksimal kepada masyarakat terutama jelang perayaan Natal dan Tahun Baru," harap Wilfrid.

Diakuinya kondisi cuaca yang cenderung ekstrim di bulan Desember ini, tentunya menjadi perhatian bersama dalam mengamankan pasokan listrik.

Untuk itu, masyarakt diimbau untuk berhati-hati, terutama dalam menggunakan listrik. Pihaknya juga telah membentuk posko layanan cepat di tiap-tiap unit layanan
untuk mengantisipasi potensi gangguan listrik.

“Kami juga mengiimbau kepada warga masyarakat agar mengikhlaskan pohon atau tanam tumbuh miliknya yang berada di dekat jaringan listrik untuk dapat ditebang, agar potensi gangguan listrik dapat kita hindari, termasuk kegemaran warga bermain layang-layang bertali kawat yang belakangan  ini cukup meresahkan. Gangguan listrik oleh tali kawat layang-layang ini dampaknya cukup luas. Jika terjadi trip di mesin PLTU proses penormalannya cukup lama. Masyarakat bisa merasakan padam sekitar 4 hingga 5 jam," ungkap Wilfrid.

Dalam rangka menyambut Siaga Natal dan Tahun Baru 2019, PLN UP3 Ketapang mengadakan acara Apel siaga serta gelar alat dan pasukan pelayanan teknik di 4 Unit Lelayanan Pelanggan secara serempak pada tanggal 13 Desember 2018 lalu.

Hal sama juga dilakukan oleh UP3 Singkawang yang telah meningkatkan koordinasi antar unit.

“Seluruh unit layanan di bawah UP3 Singkawang telah melakukan upaya-upaya pengamanan pasokan listrik, terutama jelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Seperti pemeliharaan dan perawatan jaringan distribusi secara berkala, melakukan pemangkasan pohon secara rutin, mendata kebutuhan serta ketersediaan genset di tiap-tiap rayon, dan lain-lain.  Untuk itu kami intens melakukan koordinasi dengan seluruh unit layanan untuk memastikan kehandalan pasokan listrik ke pelanggan," ungkap Sumarsono, Manajer UP3 Singkawang.

Dikatakannya pula, apel siaga serta  gelar pasukan dan peralatan dilakukan serentak di seluruh unit layanan pada tanggal 14 Desember 2018 untuk memastikan kesiapan petugas dalam memberikan layanan terbaik kepada pelanggan.

“Untuk meningkatkan komunikasi serta koordinasi antar unit, kami telah melakukan kunjungan ke seluruh unit layanan. Kunjungan yang kami lakukan juga dalam rangka memberikan dukungan kepada seluruh petugas, agar terus bersemangat dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan," tandas Sumarsono.

Sementara itu, mengantisipasi kehandalan pasokan listrik jelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Manajer UP3 Sanggau, Didi Kurniawan Abuhari mengaku bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh unit layanan untuk memastikan kesiapan petugas dalam memberikan layanan yang terbaik.

Komitmen ini disampaikannya saat gelar pasukan dan peralatan layanan teknik yang dilaksanakan serempak pada tanggal  13 dan 17 Desember 2018.

“Di setiap unit layanan telah memetakan spot-spot lokasi perayaan Natal dan Tahun Baru, seperti di tempat-tempat ibadah, gedung pertemuan, dan lain-lain. Kami juga sudah melakukan simulasi untuk memastikan seluruh penyulang yang memasok aliran listrik ke gereja-gereja dalam kondisi aman selama perayaan natal dan tahun baru berlangsung," ungkap Didi.

Dikatakannya pula, upaya perawatan dan pemeliharaan jaringan distribusi telah dilakukan secara berkala sesuai standar Opeasional Prosedur yang berlaku. Hal ini dilakukan untuk menjaga kehandalan sistim distribusi.

“Untuk mengantisipasi terjadinya gangguan listrik, kami juga telah membentuk posko layanan cepat di setiap unit-unit layanan. Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik nonstop 24 jam sehari”, tegas Didi. (*)