Persiapkan Tim Menuju Pra-PON di Bengkulu

Advertorial

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 164

Persiapkan Tim Menuju Pra-PON di Bengkulu
Ist
PONTIANAK, SP - Usai dilantik dan melaksanakan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov), Pengprov PSTI Kalbar segera mempersiapkan tim terbaik, menuju Pra- oekan Olahraga Nasional (PON). Pra-PON merupakan seleksi atlet terbaik yang akan tampil di PON XX Papua 2020.  

"Kita akan kembali seleksi para juara Poprov XII yang lalu. Di antara mereka lah nantinya yang akan menjadi tim untuk bermain di Pra-PON," kata Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) PSTI Kalbar, Darwin.

Atlet Sepak Takraw Kalbar, akan bersaing dengan delapan provinsi di Zona Sumatera, dengan tuan rumahnya Provinsi Bengkulu. Nantinya, juara zona, akan otomatis lolos ke PON XX Papua. Untuk itu, Pengprov PSTI Kalbar, akan segera menyiapkan tim terbaiknya.

"Saya kira kita bisa lolos ke PON. persaian memang cukup keras, karena ada Provinsi Lampung. Namun, dengan usaha yang maksimal, kita optimis lah," paparnya. 

Sepak Takraw Kalbar pernah berada di puncak kejayaan saat bertengger di 8 besar pada PON XVIII, Riau Tahun 2012. Namun setelah itu kemilau prestasinya mulai redup, hingga gagal menembus PON XVI Jawa Barat 2016, bahkan pembinaan di beberapa kabupaten kota menurun. 

Kondisi tersebut menjadi tantangan dan tugas berat Pengprov PSTI Kalbar masa bakti 2018-2022. Usai dikukuhkan, Senin (07/01/2019), Ketua KONI Kalimantan Barat Fachrudin Siregar memberikan tugas dan amanah agar kembali menggairahkan pembinaan Sepak Takraw di seluruh Kabupaten/Kota. 

Ketua PSTI Kalbar Ahmad Jamalong, telah berkoordinasi dengan Pengcab PSTI Kabupaten/Kota, untuk serius membina pelajar di daerahnya masing-masing. Pembinaan dari SD, SLTP, hingga SLTA, diyakini akan melahirkan atlet Sepak Takraw yang handal.

"Selain itu, adanya SDM, dalam hal ini pelatih juga harus ditingkatkan. Sehingga saat terjun membina atlet memiliki keahlian mumpuni. Sepak Takraw adalah olahraga tradisi budaya yang lahir dari bangsa Indonesia, kenapa tidak kita tingkatkan. Ini menjadi tantangan kami sebagai pengurus yang baru,” kata Jamalong.

Jamalong berjanji untuk berupaya menyediakan sarana prasana sepak takraw mulai dari net, lapangan maupun bola dan selanjutnya yang tak kalah penting pelaksanaan kompetisi yang harus selalu digulirkan secara konsisten sebagai wadah mengukur hasil pembinaan yang telah dilakukan. (mul/PK)

Komentar