Disporapar Kalbar Formulasikan Olahraga Pariwisata

Advertorial

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 93

Disporapar Kalbar Formulasikan Olahraga Pariwisata
Ist
PONTIANAK, SP - Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, Ekonomi Kreatif  (Disporaparekraf) Kalbar, terus berupaya memformulasikan berbagai potensi yang ada. Menurut Kadisporapar, Natalia Karyawati, empat bidang di dinasnya, bisa saling melengkapi.

Natalia menjelaskan, antara pembinaan pemuda dan olahraga, bisa meningkatkan pariwisata dan ekonimo kreatif. Oleh karenanya, setiap tahun, ia dan staf selalu mennyusun formulasi terbaik untuk mengembangkan keempatnya secara bersamaan dan terus menerus.

“Agar efektif dan efisien. Empat bidang tersebut saling berhubungan. Olahraga misalnya, erat kaitannya dengan prestasi pemuda, demikian sebaliknya,” kata Natalia.

Untuk itu, Bu Kadis pun mengajak semua pihak, agar terus mendukung berbagai program dan pengembangan empat bidang tersebut. Natalia mengatakan, melalui event olahraga dan pemuda, maka kunjungan pariwisata dan pengembangan Ekraf bisa ditingkatkan.

“Contohnya saat Porprov ataupun Kejurnas olahraga, peserta selain ikut bertanding, juga akan berkunjung ke berbagai destinasi wisata di Kalbar. Juga membeli oleh-oleh khas Kalbar,” paparnya. 

Selain menyelenggarakan berbagai event bersama stakeholder, Disporaparekraf Kalbar, juga terus mensosialisasikan keberadaan komunitas. Natalia bertekad bisa mewujudkan dan memasyarakatkan sadar pariwisata. Bersama Komunitas sepeda, Genpi dan Kelompok Sadar Wisata Desa, ia dan staf selalu berkoodinasi.

Misalnya, lanjut Natalia, dengan menyambangi wisata alam dengan bersepeda bersama. Selain lebih murah dan meriah, bersepeda ke destinasi wisata, juga menjadi wadah olahraga dan silaturahmi masyarakat. 

“Semakin banyak kita bersama-sama masyarakat, maka mereka akan semakin sadar untuk mengelola potensi yang ada,” katanya.

Bu Kadis mencontohkan, beberapa waktu lalu, ia bersama komunitas sadar wisata dan sepeda, mengunjungi dua kawasan wisata di Kecamatan Tayan, Kabpaten Sanggau, tepatnya di Riam Ensiling. Ia mengakui, kawasan tersebut merupajab daerah wisata baru, yang bisa menjadi alternatif untuk dikunjungi.

"Begitu sampai di Tayan, kita gowes ke Riam Ensiling, kawasan tersebut berada di desa terakhir Tayan. Di Riam selain menikmati panorama yang ada kita bersama komunitas sepeda akan melakukan aksi bersih-bersih mengumpulkan sampah yang ada disekitar," ujar Natalia.

Ia menambahkan dua obyek wisata dikawasan Kabupaten Sanggau tersebut yakni Jembatan Tayan dan Riam Ensiling yang terletak di Desa Teraju merupakan dua destinasi wisata yang sering dikunjungi oleh masyarakat luas sehingga perlu dijaga kelestarian serta kebersihan.

Pasca diresmikan oleh Presiden Jokowi, Jembatan tayan banyak didatangi untuk sekadar berfoto atau menikmati sungai dengan menyewa sampan yang ada.

"Ini daya tarik wisata yang juga perlu kita sosialisasikan agar terus dijaga terutama kebersihan kawasan," ungkapnya.

Natalia menambahkan dari berbagai macam destinasi wisata di Kalbar, Disporapar akan terus melakukan perbaikan serta fasilitas guna mendukung agar tercipta kesadaran masyarakat menjaga tempat wisata yang ada.

"Pada agenda tersebut kita akan memberikan bantuan tempat sampah di Riam Ensiling dengan tujuan masyarakat dapat menjaga kebersihan," pungkas Natalia. (mul/biz)