Kamis, 19 September 2019


Kolonel Pnb Palito Sitorus Kembali Jabat Danlanud Supadio

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 840
Kolonel Pnb Palito Sitorus Kembali Jabat Danlanud Supadio

SERTIJAB - Pangkoopsau I, Marsda TNI Fadjar Prasetyo menyematkan lencana ke Komandan Pangkalan TNI AU Supadio, Kolonel Pnb Palito Sitorus, saat Sertijab di Markas Komando Operasi Angkatan Udara I, Jakarta, Rabu (6/2).

JAKARTA, SP - Jabatan Komandan Pangkalan TNI AU Supadio, diserahterimakan dari Marsma TNI Minggit Tribowo, kepada penggantinya Kolonel Pnb Palito Sitorus.

Sertijab digelar dalam Upacara Militer dengan Irup Pangkoopsau I, Marsda TNI Fadjar Prasetyo, di Markas Komando Operasi Angkatan Udara I, Jakarta, Rabu (6/2).

Marsma TNI Minggit Tribowo, diketahui  merupakan alumni AAU tahun 1991. Sedangkan Kolonel Pnb Palito Sitorus, alumni AAU tahun 1990.

Pejabat lama Marsma TNI Minggit Tribowo menduduki jabatan Komandan Lanud Supadio sejak 18 Oktober 2016 lalu.     

"Genap dua tahun empat bulan, dan selanjutnya melaksanakan tugas pendidikan di Lemhanas," terang Kepala Penerangan Lanud Supadio, Mayor Moh. Agus Salim.

Sementara pejabat baru, Kolonel Pnb Palito Sitorus, mengawali kariernya tahun 1990 sebagai perwira di Akademi Angkatan Udara, Jogjakarta.  Pada tahun 1993 hingga tahun 2000, ia bertugas di Lanud Iswahjudi, Madiun, jabatan terakhirnya sebagai Komandan Flight “C” Skadron Udara 14.

"Karier selanjutnya, tahun 2001 hingga tahun 2002, ia pindah tugas di Lanud Adi Sutjipto  Jogjakarta, dengan menduduki beberapa jabatan di antaranya menjadi Perwira Instruktur Penerbang Skadik 102, Danflight “A” Skadik 101 Wingdik Terbang, dan terakhir menjadi Kadisops Skadik 101 Wingdik Terbang," kata Kapen.

Pada tahun 2004 hingga 2005, Kolonel Pnb Palito Sitorus melaksanakan tugas barunya di Lanud Sultan Hasanuddin Makassar sebagai Danflight Ops “B” Skadron Udara 11 sampai menjadi Kasiopslat Disops Lanud Sultan Hasanuddin.       "Lalu tahun 2006 menjabat sebagai Kadisops Lanud Adi Soemarmo," lanjutnya.

Palito Sitorus yang dikenal tenang, namun tegas itu, pada tahun 2007 lagi-lagi dipercaya pimpinan TNI Angkatan Udara menjadi Komandan Lanud Rembiga, dan sekarang berganti nama menjadi Lanud  Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.

"Ia pada tahun 2008 hingga 2010 dipindahtugaskan di Srenaau Mabes AU Jakarta dan menjabat Kasubdisopsud Disbangopsau," terang dia.

Diketahui, pada awal tahun 2015, Palito Sitorus pernah menjadi Komandan Lanud Supadio setelah sebelumnya menduduki beberapa jabatan di antaranya Kadisops Lanud Sultan Hasanuddin, Komandan Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin hingga pada tahun 2013 melaksanakan tugas pendidikan Sesko TNI A-40, serta pada tahun 2014 menjabat sebagai Komandan Pusdiklat Hanudnas.

"Namun hanya beberapa bulan, karena ada perubahan tipe Lanud, dari tipe B menjadi Lanud tipe A yang harus dijabat perwira berpangkat bintang satu. Selanjutnya menjabat Asops Kas Kohanudnas, hingga pada tahun 2017 melaksanakan tugas pendidikan Lemhanas," kata Mayor Agus Salim.

Dan pada akhir tahun 2017, Kolonel Pnb Palito Sitorus menjabat sebagai Irkodiklatau, dan pada tahun 2018 menjabat Sesdisopslatau.

"Selanjutnya melalui Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara, terhitung mulai tanggal 25 Januari 2019, Kolonel Pnb Palito Sitorus kembali menjabat sebagai Komandan Lanud Supadio," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kembali melakukan mutasi dan promosi terhadap 104 jabatan di tingkat perwira tinggi. Ia mengatakan mutasi dan promosi ini sebagai upaya peningkatan kinerja di lingkungan TNI. 

"Mutasi jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier perwira tinggi, guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis," kata Kepala Bidang Penerangan Umum Pusat Penerangan TNI Kolonel Sus Taibur Rahman dalam keterangan tertulis, belum lama ini.

Mutasi dan promosi jabatan ini berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/81/I/2019 tanggal 25 Januari 2019 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI.

Dalam surat tersebut Panglima TNI menetapkan mutasi jabatan 104 perwira tinggi (Pati) TNI, terdiri dari 46 Pati jajaran TNI Angkatan Darat, 30 Pati jajaran TNI Angkatan Laut dan 28 Pati jajaran TNI Angkatan Udara. (mul/bob/bis)