Rabu, 18 September 2019


PLN Kalbar Gelar Talkshow tentang Mobil Listrik

Editor:

Admin

    |     Pembaca: 198
PLN Kalbar Gelar Talkshow tentang Mobil Listrik

PONTIANAK, SP - Untuk lebih memperkenalkan mobil listrik bagi warga Kota Pontianak, PLN Unit Induk Wilayah Kalbar menggelar kegiatan talkshow di Halaman Kantor PLN UP3 Pontianak, Selasa (12/2).

Acara dipandu oleh Eva Caroline, menghadirkan Senior Manajer Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN UIW Kalbar, Parulian Noviandri, Dekan Fakultas Teknik Untan, Rustamadji, Ketua Tim Moblis Explore Indonesia, Agus Mukhlisin sebagai pembicara.

Noviandri menjelaskan, talkshow ini digelar untuk lebih memperkenalkan mobil listrik kepada masyarakat, selain menyampaikan berbagai informasi terkait mobil listrik juga disampaikan upaya PLN dalam mendukung program pemanfaatan produk dengan menggunakan energi baru dan terbarukan (EBT).

"Kita ketahui bahan bakar fosil dari waktu ke waktu ketersediaannya semakin menipis, sementara potensi EBT masih banyak tersedia di sekitar kita," ucapnya.

Target pemerintah Indonesia di tahun 2025 penggunaan EBT mencapai 23 persen, dan diharapkan akan terus meningkat dari waktu ke waktu. Kedepannya penggunaan EBT akan semakin mendominasi karena saat ini seluruh dunia sedang berupaya melakukan serangkaian penelitian guna memanfaatkan EBT secara maksimal.

Untuk program kendaraan listrik, PLN telah mengantisipasi dengan menempatkan SPLU (Stasiun Pengisian Listrik Umum) di berbagai lokasi di Kota Pontianak, juga di beberapa kota kabupaten, seperti di Singkawang, Ketapang, Sanggau, Sintang, dan lokasi lainnya.

"Intinya secara pasokan energi listrik saat ini daya mampu pembangkit listrik di semua daerah dan unit layanan PLN dalam keadaan surplus. Kami siap mendukung program mobil listrik, salah satunya dengan menempatkan SPLU dibeberapa lokasi yang akan dilewati oleh rombongan moblis," ungkap Novi.

Sementara itu menurut Agus Mukhlisin, program Moblis PLN-ITS Explore Indonesia dilaksanakan untuk lebih memperkenalkan teknologi kendaraan listrik kepada masyarakat Indonesia.

"Kita harus bangga dengan produk buatan anak bangsa. Mobil listrik Kasuari yang kami bawa dan tampilkan pada hari ini sepenuhnya diproduksi didalam negeri. Kami berharap kedepan keberadaan mobil listrik akan semakin diminati oleh masyarakat Indonesia," Kata Agus.

Selanjutnya Rustamadji, potensi energi baru dan terbarukan yang dimiliki memang banyak namun pemanfaatannya tidak mudah, perlu penelitian dan proses yang panjang hingga siap digunakan.

Dia melihat ke depan pemanfaatan EBT menjadi sangat penting karena energi fosil pastinya sudah semakin menipis. Pemanfaatan EBT pastinya memerlukan teknologi yang cukup tinggi, masalahnya SDM masih tergolong rendah, 70 persen tingkat pendidikan masyarakat Indonesia rata-rata berpendidikan SD dan SMP.

"Perlu upaya yang keras dari kita semua agar teknologi yang tinggi seperti mobil listrik dapat familiar dan diterima oleh masyarakat," tutupnya. (*)