Disporapar Kalbar Dukung Fun Bike Tour de Malindo

Advertorial

Editor elgiants Dibaca : 152

Disporapar Kalbar Dukung Fun Bike Tour de Malindo
Tour de Malindo Malaysia - Indonesia
PONTIANAK, SP - Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Kadis Porapar) Provinsi Kalbar, Dra Natalia Karyawati, ME, yang didampingi Sekretaris Disporapar, Windy Prihastari, S.STP., M.Si,
menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Fun Bike Tour de Malindo Tahun 2019. 

Rapat ini dipimpin oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I), Drs Alexander Rombonang, MMA, Selasa (27/3). Rapat ini juga dihadiri oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata (Kemenpa) RI, yang diwakili oleh Sapto Haryono.

Fun Bike Tour de Malindo Tahun 2019, merupakan salah satu  hasil dari persidangan ke-15 Kelompok Kerja (KK)/Ketua Kelompok Kerja (JKK) Sekretariat Bersama Sosial Ekonomi Malayisa-Indonesia (Sekber Sosek Malindo) RI-Malaysia Tahun 2019. Kegiatan yang berlangsung di Comforta Hotel Tanjung Pinang, Selasa (5/3). 

Saat itu, turut hadir sebagai delegasi Kalbar yang dipimpin oleh Kepala Biro Pemerintahan Setda Kalbar, Yohanes Budiman dan Kabag Kerjasama dan Pengelolaan Perbatasan, Raminuddin, serta Kadis dan Sekdis Porapar Kalbar. 

"Pelaksanaan Fun Bike Tour De Malindo Tahun 2019, menjadi ajang promosi dan pengembangan pariwisata serta budaya. Dalam hal ini, kita turut menyukseskannya," kata Kadis Porapar, Natalia Karyawati. 

Fun Bike Tour de Malindo Tahun 2019, akan dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Kemendagri bersama Pemprov Kalbar. Kegiatan bersepeda santai ini akan melintasi dua negara, Indonesia-Malaysia melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, di Sambas.

"Tentunya kegiatan ini akan memperat kerja sama dua negara. Pemprov Kalbar, sebagai pelaksana lapangan, karena kita langsung berbatasan dengan Kuching, Malaysia," tuturnya.

Kerjasama Sosek Malindo, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berada di wilayah perbatasan masing-masing negara, khususnya di bidang sosial dan ekonomi. Terutama terkait dengan kebutuhan-kebutuhan masyarakat di perbatasan.       

Diharapkan kerja sama dalam lingkup Sosial Budaya dan Ekonomi Perdagangan serta pembangunan perbatasan yang dilakukan oleh Indonesia-Malaysia, dapat disepakati kedua belah pihak, sehingga tercipta keselarasan di kawasan perbatasan negara yang dibangun oleh masing-masing negara.       

Pembentukan Sosek Malindo sendiri mengacu pada Keppres No. 13 Tahun 2001 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Kerjasama Sub Regional. Sosek Malindo menjadi forum kerja sama yang dilandasi oleh latar belakang politik mengenai wilayah perbatasan Malaysia, Sabah dan Sarawak dengan  Indonesia, Kalbar dan Kaltim. (mul/biz)