Memberikan yang Terbaik Prioritas Kami

Advertorial

Editor M. Eliazer Dibaca : 84

Memberikan yang Terbaik Prioritas Kami
Trafo dan peralatan listrik yang dibawa menggunakan sampan menuju Desa Bunut Tengah, Kecamatan Bunut Hilir Kabupaten Kapuas Hulu
PUTUSSIBAU, SP – Membawa material distribusi seperti trafo dan lemari menggunakan sampan menuju Desa Bunut Tengah, Kecamatan Bunut Hilir Kabupaten Kapuas Hulu, menjadi salah satu perjuangan karyawan PT PLN Putussibau untuk menerangi desa di Kapuas Hulu.

"Di tengah keterbatasan sarana dan prasarana transportasi dan alat bantu, kami harus membawa material tepat waktu, agar masyarakat dapat menikmati listrik dengan aman dan nyaman," kata Manager ULP Putussibau, Ibnu Surya Wardhana, kemarin.

Listrik Desa Bunut saat ini masih beroperasi 12 jam, melayani 800-an pelanggan. Mayoritas penduduk berasal dari etnik Melayu dan berprofesi sebagai nelayan dan petani daun puri.


Beberapa hari sebelumnya, beberapa warga Jalan Baiturrahman, Desa Bunut Tengah mengeluhkan tegangan listrik di rumah mereka kadang suka rendah, dan berimbas pada penggunaan peralatan listrik.

Keluhan warga langsung disikapi oleh Ibnu dengan segera merencanakan penggantian trafo dengan daya mampu yang lebih besar.

"Selain untuk meningkatkan kualitas layanan, kami juga tak ingin jelang pelaksanaan Pemilu pasokan listriknya kurang baik," imbuh Ibnu.

Butuh waktu tiga jam dari Putussibau lewat jalur darat, lalu perjalanan dilanjutkan lewat jalur air menggunakan perahu warga, selama kurang lebih tiga jam. Sebenarnya ke Bunut bisa juga dilewati lewat jalur darat, namun kondisi jalan yang jelek tidak memungkinkan membawa material lewat jalur darat.

Sesampai di lokasi, warga Desa Bunut Tengah turut membantu mengevakuasi seluruh material yang akan diangkut.

Semua dikerjakan manual, yang terberat mengangkat trafo ke perahu dan menaikkan kembali ke darat. Perlu kehati-hatian saat melakukannya, jika kurang teliti bisa tenggelam ke sungai.


“Untunglah banyak warga yang membantu. Meski harus menghabiskan waktu seharian, alhamdulillah akhirnya trafo dapat terpasang dan pelanggan dapat menikmati listrik dengan aman dan nyaman. Insyaaallah saat Pemilu nanti pasokan listrik aman," yakin Ibnu.


Sumardi (38), warga Desa Bunut Tengah mengatakan upaya yang dilakukan petugas PLN patut diacungi jempol. Meski harus melewati jalur sulit, namun berkat bantuan dan kerja sama yang baik dengan warga, akhirnya seluruh pekerjaan selesai.


"Kami gotong-royong membantu petugas PLN, kasihan juga kalau semuanya mereka kerjakan sendiri padahal pekerjaannya cukup sulit apalagi saat memindahkan trafo dari perahu, salah-salah bisa tenggelam ke sungai,” katanya


“Kami merasa listrik ini milik kita, karena kita juga menikmatinya, jadi sudah sepantasnya kita saling bantu agar pekerjaan dapat segera selesai dan listrik kembali aman. Kami juga berharap kelak di Bunut ini listrik bisa menyala selama 24 jam," tutup Sumardi. (*)