Danlanud Supadio Buka Suspa Pengenalan Operator PTTA di Lanud Halim Perdanakusuma

Advertorial

Editor Kiwi Dibaca : 157

Danlanud Supadio Buka Suspa Pengenalan Operator PTTA di Lanud Halim Perdanakusuma
KUBU RAYA, SP – Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Supadio, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Palito Sitorus, S.IP., M.M., secara resmi membuka Kursus Perwira Pengenalan Operator (Pesawat Terbang Tanpa Awak) PTTA, Rabu (10/4).

Pembukaan kursus Suspa Angkatan ke-1 Tahun Anggaran 2019 tersebut berlangsung di Skadron Teknis (Skatek) 021 Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Kursus ini dikuti oleh 4 perwira penerbang, yang nantinya akan mengawaki Skadron Udara yang mengoperasikan PTTA TNI AU.

Ditandai dengan pemasangan tanda siswa oleh Danlanud Supadio, kursus pun dimulai. Turut hadir pada pembukaan Suspa Pengenalan Operator PTTA, di antaranya Danwing 1 Lanud Halim Perdanakusuma, Kasubdis Binprof penerbang dan navigasi, , Kasub Disdikcabpadisdikau, Kasubdis PTTA Diskomlekau, Komandan Skadron Udara 51 Lanud Supadio, Komandan Skatek 021 Lanud Halim Perdanakusuma, dan perwakilan Perwira serta Bintara.

Danskadron Udara 51 Lanud Supadio, Letkol Pnb Ari Sulanjana didampingistaf Wing 7 Letkol Pnb Dedi Kusuma Jaya, disela kegiatan mengatakan, pihaknya sangat mendukung terselenggaranya Kursus Pengenalan Operator PTTA.

“Tujuannya untuk menyiapkan regenerasi para penerbang PTTA yang mumpuni dan handal. Selanjutnya, mereka akan menggantikan para seniornya dalam mengemban misi tugas operasi,” kata Danskadron 51.

Dalam sambutannya, Danlanud Supadio menyambut positit atas terselenggaranya Kursus Perwira Pengenalan Operator PTTA. Menurutnya, selain untuk menambah bekal pengetahuan dan ketrampilan para peserta, terutama bagi para penerbang
maupun air crew PTTA.

“Juga dalam rangka pengembangan keilmuan tentang pengoperasian PTTA. Khususnya bagi internal maupun external pilot, serta meningkatkan langkah- langkah kesiapan pengoperasian PTTA Aerostar,” ungkap Danlanud.

Dengan dibukanya Kursus Perwira Pengenalan Operator PTTA ini, lanjut Danlanud, upaya pemenuhan kebutuhan penerbang PTTA TNI AU selangkah lebih maju. Sehingga lebih meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan TNI AU.

“ Khususnya Lanud Supadio, tempat bernaungnya Skadron Udara 51 dengan PTTA, dalam mengemban tugasnya di masa mendatang,” tutur Danlanud.

Tugas pokok TNI AU, selaku penegak kedaulatan negara dan hukum negara di udara, maka perlu adanya SDM yang handal dan memiliki spesialisasi dalam mengawaki maupun memelihara Alutsista yang ada. Artinya, TNI AU selalu memerlukan tenaga penerbang dan teknisi yang terdidik, terlatih dan profesional.

“Oleh karena itu, sangat tepat Skadud 51 menyelenggarakan Kursus Pengenalan Operator PTTA, karena dapat meningkatkan kemampuan para penerbang dalam mengoperasikan PTTA, sehingga mendukung peningkatan kesiapan tugas misi operasi,” pungkasnya. (mul)