Kamis, 19 September 2019


Pontianak Lion Dance International Championship

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 420
Pontianak Lion Dance International Championship

PANITIA - Ketua Panitia Pelaksana Pontianak Lion Dance International Championship 2019, Bong Bie Chiung, (kiri) bersama Ketua Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kalbar Sugioto (Rico).

PONTIANAK, SP -  Pontianak Lion Dance International Championship 2019, siap digelar. Event ini akan digelar di Kota Pontianak, Kalbar, 21-23 Juni 2019. Kegitan olahraga yang berbalut budaya tersebut, akan diikuti oleh 10 Negara dan 10 Provinsi di Indonesia. 

"Kesiapan Acara saat ini sudah mencapai 90 persen. Tinggal verifikasi peserta dari luar saja,” kata Ketua Panitia Pelaksana, Bong Bie Chiung, saat ditemui Suara Pemred di Kantor Perbasi Kota Pontianak, Jalan Arief Rahman Hakim, Nomor 33, Pontianak, Senin (10/6).

Event Internasional ini akan melibatkan banyak pihak, termasuk Pemkot Pontianak, Pengprov Federasi Olah Raga Barongsai Indonesia (FOBI) Kalbar. 

"Ini yang pertama kalinya, namun jumlah peserta dari negara-negara sangat banyak. Lebih besar dari yang pernah diadakan di Indonesia,” paparnya.

Kota Pontianak, yang menjadi tuan rumah telah mendapatkan rekomendasi dari Federasi Olahraga Barongsai Internasional (FOBI). Pada event ini, akan dipertandingkan dua katagori, yaitu Katagori Tradisional (Atlet melakukan atraksi diatas Lantai) dan Tonggak (Atlet melakukan atraksi diatas tongkat dengan ketinggian bervariasi). 

“Kegiatan di pusatkan di GOR Perbasi, Jalan AR Hakim, Pontianak Kalbar. Kami mengajak semua masyarakat Kota Pontianak dan Kalbar, untuk menghadirinya,” ujar Bie Chiung.

Menurutntya, event  yang menggabungkan olahraga Lion Dance, lebih dikenal luas oleh masyarakat Indonesia, serta Kalbar khususnya. Ia menyatakan, Barongsai bukan lagi sekadar budaya, namun saat ini sudah menjadi salah satu cabang olahraga. 

“Semoga kedepannya, olahraga ini dapat masuk ke dalam Cabor yang dipertandingkan di PON dan akan masuk agenda KONI Pusat", harapnya. 

Panitia sendiri telah menyiapkan anggaran untuk akomodasi untuk para peserta kurang lebih enam ratus juta rupiah. Saat ini masih menggunakan anggaran sendiri, dan jika nanti event tahun pertama ini terselenggara dengan sukses.

“Apabila sukse, mungkin nanti kami akan ajukan pendanaan, supaya event ini menjadi agenda resmi Pemkot Pontianak,” lanjutnya.

Pada kegiatan ini, FOBI Kalbar mengandeng Federasi Barongsai International. Selain mengenalkan olahraga, kegiatan ini juga mengenalkan Kota Pontianak ke dunia internasional melalui event olahraga kini sedang dipersiapkan FOBI Kalbar. 

“Kita akan persiapan semaksimal mungkin. Event ini jadi cara mengenalkan Kota Pontianak dan olahraga Barongsai, sehingga bisa dikenal mendunia,” tutur Ketua Pengprov FOBI Kalbar, Rico. (rif/mul/biz)