Senin, 16 Desember 2019


Direktur Bank Mandiri Hadiri Penutupan Pontianak Lion Dance International Championship 2019

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 189
Direktur Bank Mandiri Hadiri Penutupan Pontianak Lion Dance International Championship 2019

Salah satu aksi peserta di Pontianak Lion Dance International 2019. Saat penutupan, Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Mandiri, Rico Usthavia Frans, hadir ke Pontianak.

PONTIANAK, SP - Bank Mandiri terus berinovasi dalam mengembangkan aktivitas untuk meningkatkan kepercayaan nasabah. Kali ini, perseroan berkerja sama dengan Yayasan Bhakti Suci, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalbar, dan Ferderasi Olah Raga Barongsai Indonesia (FOBI) menyelanggarakan Pontianak Lion Dance International Championship 2019 di Pontianak Kalimantan Barat.  

Pontianak Lion Dance International Championship 2019 merupakan turnamen barongsai terbesar antar negara se Asia diikuti beberapa negara antara lain Indonesia, Vietnam, China Taipe, Singapura, Myanmar, Malaysia, Hongkong, China dan Australia.  

Sebagai tuan rumah Indonesia menurunkan enam tim terpilih, yakni Maha Virya (Banten), San Guo (Jateng), Tarakan (Kaltara), YPPK, All Star (Kalbar) dan Naga Langit (Sulsel).  

Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Mandiri, Rico Usthavia Frans, menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Bank Mandiri mendukung tradisi budaya (Tioanghoa) Kalbar, di mana dengan diselenggarakannya turnamen ini olah raga barongsai akan lebih di kenal oleh masyarakat dan ini juga menjadi peluang bagi Bank Mandiri dan Pemerintah Daerah.  

“Untuk itu, pertama kalinya event ini mengundang negara-negara Asia, yanh dapat menjadi media promosi untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara,” kata Rico, yang menghadiri penutupan Pontianak Lion Dance International 2019, Minggu (23/6/2019).  

Bank Mandiri, lanjutnya akan selalu mendukung penuh Pontianak Lion Dance International Championship 2019. Dengan adanya keikutsertaan peserta dari berbagai negara se Asia. Turnamen ini juga memberikan kontribusi positif bagi Pemda, melalui Dinas Pariwisata, nantinya pasti akan banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang mengunjungi Kota Pontianak.  

“Tentunya sebagai destinasi dan tujuan tempat liburan, yang sangat berbeda dari daerah lainnya”, papar Rico.   

Demi terwujudnya kelancaran turnamen ini Bank Mandiri dan pihak panitia telah menyiapkan pembelian tiket di beberapa tempat dengan target penjualan hingga 4500 tiket. Adapun tempat pembelian tiket yakni Branch Mandiri KC Pontianak Diponegoro Pontianak, Bank Mandiri Outlet Prioritas S. Parman Pontianak, Yayasan Bhakti Suci Gajah Mada Pontianak, dan Vois (Perbasi) Pontianak.

Diharapkan dengan dibukanya tempat pembelian tiket ini dapat membantu para pengunjung untuk menyaksikan turnamen besar ini.  

“Bank Mandiri juga memberikan diskon secara langsung hingga 50 persen dalam pembelian tiket dengan menukarkan Fiestapoin, baik menggunakan mandiri debit maupun mandiri kartu kredit di tempat yang telah kami siapkan. Khusus di Gor Perbasi, kami juga memberikan diskon cash back 20 persen % menggunakan aplikasi Link Aja,” pungkasnya. (mul)