Kamis, 19 September 2019


Modal Antara Fintech Pinjaman Online Terdaftar OJK

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 149
Modal Antara Fintech Pinjaman Online Terdaftar OJK

Sosalisasi Modal Antara Fintech, di Diamond Coworking Space, Pelni Tower, Jalan Sultan Abdurrahman, Pontianak, Sabtu (24/8/2019).

PONTIANAK, SP - Modal Antara, Financial Technology (Fintech), yang dikenal oleh masyarakat awam sebagai Pinjaman Dana Online, merupakan perusahaan yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).  

Terdaftar di OJK, Modal Antara Fintech mengadakan sosialisasi ke masyarakat menengah ke bawah yang selama ini belum bisa menikmati layanan yang disediakan oleh perbankan. Kegiatan tersebut digelar di Diamond Coworking Space, Pelni Tower, Jalan Sultan Abdurrahman, Pontianak, Sabtu (24/8/2019).  

Kehadiran Modal Antara Fintech disambut antusias dalam kurun waktu 2-3 tahun terakhir. Untuk menghindarkan nasabah dari ekses negatif yang meresahkan dengan hadirnya fintech-fintech ilegal yang menawarkan pinjaman online secara mudah ke masyarakat.  

Namun dibalik kemudahan tersebut justru menjerat masyarakat dengan bunga yang tidak wajar, denda yang mencekik, hingga cara-cara penagihan yang tidak manusiawi, sehingga menimbulkan persepsi di masyarakat, tentang Pinjaman Online atau Fintech.  

Menurut Krisna Sudiro, Chief Technology Officer (CTO) PT Anantara Digital Indonesia selaku pemilik Platform Modal Antara, mengatakan bahwa, kegiatan ini digelar untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada masyarakat mengenai dua hal.  

"Pertama, agar masyarakat bisa terhindar dari jeratan fintech ilegal. Kedua agar masyarakat paham sejauh mana fintech bisa bermanfaat bagi kehidupannya khususnya bagi UMKM, Petani, Nelayan, Karyawan, dan lain-lain", ungkapnya.   

Pada acara yang bertajuk "Pengenalan Fintech dan Manfaatnya bagi UMKM & Masyarakat" ini, dipaparkan sejumlah hal menarik seputar fintech, khususnya fintech lending atau lebih dikenal dengan istilah pinjaman online.   

“Fakta saat ini bahwa, tidak semua masyarakat mengenal jenis-jenis fintech, atau cara membedakan antara fintech resmi dengan fintech ilegal, termasuk manfaat yang bisa diperoleh masyarakat lewat fintech", tambahnya.   

Menurut data dari OJK, per Juni 2019, jumlah pengguna Fintech Lending (Pinjaman Online) yang resmi mencapai 9,7 Juta pengguna dari seluruh Indonesia. Sementara akumulasi nilai pinjaman mencapai 44,8 Triliun Rupiah. OJK sebagai regulator di bidang jasa keuangan melakukan langkah-langkah untuk melindungi konsumen serta menciptakan ekosistem fintech yang mendukung inklusi keuangan di Indonesia.  

“Info lebih lanjut tentang Modal Antara Fintech dapat menghubungi, Yunus: 085779751316 atau www.modalantara.id,” pungkas Krisna. (rif/biz)