Aparat Polres Bengkayang Ringkus Oknum Polisi dan Mantan Petinju Nasional Saat Pesta Narkoba

Bengkayang

Editor sutan Dibaca : 3330

Aparat Polres Bengkayang Ringkus Oknum Polisi dan Mantan Petinju  Nasional  Saat Pesta Narkoba
Kapolres Bengkayang AKBP Bambang Irawan bersama salah satu dari enam tersangka narkoba di Mapolres, Rabu (1/6) yang ditangkap Selasa (31/5). (SUARA PEMRED/Yopi Cahyono)
BENGKAYANG, SP- Seorang oknum anggota Polres Bengkayang berinisial RO dan seorang mantan atlit tinju nasional berinsial RW,  ditangkap polisi karena menggelar pesta narkoba jenis sabu dan ekstasi.  
Keduanya ditangkap bersama empat rekan lainnya di Jalan Swadaya Sulenco, RT.06/RW.02, Nomor 29, Dusun Bendon, Kelurahan Bumi Emas, Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat, pukul 13.30 WIB, Selasa (31/5).  
RO bertugas di Polres Bengkayang dengan pangkat brigadir, dan RW, mantan petinju nasional, asal wilayah Kabupaten Bengkayang.  

Kepala Polisi Resort Bengkayang Ajun Komisaris Besar Polisi  Bambang Irawan melalui Kepala Satuan Narkoba Inspektur Satu Benar Ginting, Rabu (1/5/), menjelaskan, dari empat tersangka lainnya, seseorang berinisial Eko yang sudah lama menjadi target operasi polisi.
 

“Dalam melakukan aksinya Eko berkedok sebagai penjual berbagai jenis pakaian layak pakai. Eko sudah diburu selama dua belas tahun. Setiap kali akan ditangkap selalu berhasil meloloskan diri,” ujar Benar Ginting    

Tiga tersangka lainnya berinisial EK , TT, dan satu-satunya berjenis kelamin perempuan berinisial IL. Jadi jumlah tersangka 6 orang, lima laki-laki dan 1 perempuan yang berhasil ditangkap saat menggelar pesta ekstasi dan sabu-sabu.
 

Menurut Benar, enam tersangka sekarang sudah diamankan untuk diperiksa secara lebih intensif, agar bisa diketahui jaringannya sudah sampai sejauh mana.  

Adapun barang bukti diamankan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama dengan enam tersangka, antara lain satu paket, inek, motor 6 unit seperti  king dua buah, revo, mio, satria, jupiter. Kemudian empat unit CCTV, senjata api rakitan jenis REF.  

"Tentang kepemilikan senjata api rakitan, masih ditelurusi milik siapa dari enam tersangka. Pengusutan terus berlangsung," tandas Benar Ginting.  

Diungkapkan Benar Ginting, penangkapan tersangka yang tengah pesta narkoba pada siang bolong, menunjukkan tingkat peredaran barang terlarang itu di wilayah Kabupaten Bengkayang sudah sangat membahayakan, sehingga dibutuhkan sikap waspada segenap lapisan masyarakat.  

Dikatakan Benar Ginting, wilayah Kabupaten Bengkayang yang berhadapan langsung dengan Negara Bagian Sarawak, Federasi Malaysia, memang rentan terhadap peredaran narkoba lintas negara. (cah/aju/sut)