400 Warga Godang Damar Bakal Terima Sertifikat Gratis

Bengkayang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 226

400 Warga Godang Damar Bakal Terima Sertifikat Gratis
Ilustrasi. Net
BENGKAYANG, SP - Warga Godang Damar, Kecamatan Lembah Bawang, Kabupaten Bengkayang, dalam waktu dekat akan menerima 400 sertifikat tanah secara gratis yang merupakan program bantuan pemerintah pusat.

"Ada 400 persil sertifikat tanah yang diberikan secara gratis tersebut merupakan bagian dari program pemerintah dalam pembuatan dan pemberian sertifikat tanah tanpa dipungut biaya," ujar Camat Lembah Bawang, S Bowo Leksono kepada Antara, Senin (2/4).

Bowo menjelaskan, untuk pemberian sertifikat tanah tersebut pihaknya bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bengkayang terlebih dahulu melakukan sosialisasi pensertifikatan tanah.

"Kita baru saja melakukan sosialisasi perihal pemberian sertifikat tanah tersebut. Hal itu dilakukan agar informasi terkait program tersebut tercapai," jelas dia.

Menurutnya tanah yang boleh diusulkan warga adalah tanah pertanian masyarakat yang status tanahnya sudah jelas dengan didasarkan pada bukti berupa SPT dan bukti bayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada tahun terakhir.

"Tidak semua tanah bisa disertifikatkan dan hanya untuk tanah pertanian. Kepemilikan tanah juga harus sudah jelas bukan sengketa," jelas dia.

Ia berharap program tersebut dapat berjalan lancar dan sukses di Kecamatan Lembah Bawang Khususnya Desa Godang Damar. Sehingga dapat dimanfaatkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

Sebelumnya Kepala BPN Kabupaten Bengkayang, Hendra Prayatno mengatakan, sebanyak 8.500 bidang tanah di daerah itu akan disertifikasi melalui Program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) tahun 2018 ini.

"Agar program Kementerian Agraria RI ini sukses tentu dukungan masyarakat dibutuhkan," ujarnya, kemarin.

Hendra menjelaskan tanah yang menjadi sasaran Program PTSL di Kabupaten Bengkayang tersebut adalah tanah pertanian dan perkebunan yang harus disertifikakasi.

"Sedangkan untuk tanah tempat tinggal tidak disertifikatkan lewat program redestribusi ini. PTSL ini khusus untuk tanah pertanian dan perkebunan saja," kata dia.

Masyarakat yang akan mengikuti program tersebut syaratnya memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kartu Keluarga (KK) , usia 18 tahun atau sudah menikah pada saat membuat sertifikat dan ada surat pemilik tanah. "Untuk PTSL ikuti saja syaratnya," kata dia.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kecamatan Sanggau Ledo, Yakob mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dan mendukung program pemerintah tersebut. Menurutnta melalui program yang dicanangkan maka masyarakat tentu sangat diuntungkan.

"Dukungan dan kerja sama pemerintah dari tingkat desa juga diperlukan sebagaimana tugas dan fungsinya," jelas dia. (ant/ang)