Senin, 14 Oktober 2019


Tim Gabungan Monitor Daerah Rawan Karhutla

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 233
Tim Gabungan Monitor Daerah Rawan Karhutla

PATROLI – Tim gabungan yang terdiri dari Polsek, Koramil, Maggala Agni dan masyarakat Kecamatan Sungai Raya, Bengkayang saat mengecek wilayah rawan kebekaran, kemarin. Patroli itu menyasar lahan-lahan terletak di Desa Sungai Duri, yang masih dikelilingi s

BENGKAYANG, SP - Mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Sungai Raya, tim gabungan yang terdiri dari Polsek, Koramil, Maggala Agni dan masyarakat setempat menggelar patroli bersama, kemarin.

Patroli itu menyasar lahan-lahan terletak di Desa Sungai Duri, yang masih dikelilingi semak-semak dan bertanah gambut.

Kapolsek Sungai Raya AKP Syaiful Bahri mengatakan, patroli ini untuk memetakan lokasi-lokasi yang dianggap rawan kebakaran lahan, terutama lahan gambut yang sulit dipadamkan.

“Dari patroli ini nantinya dapat kita petakan lokasi-lokasi yang dianggap rawan sehingga pengawasan ke lokasi tersebut ditingkatkan dan kebakaran dapat diminimalisi,” kata Syaiful.

Selain patroli, tim juga gabungan mencari sumber air untuk persiapan jika terjadi kebakaran hutan dan lahan di kemudian hari.

"Sumber air ini sangat penting, apabila nantinya terjadi kebakaran sumber air ini dapat digunakan untuk pemadaman,” ujarnya. 

Dari hasil patroli ditemukan embung air dengan luas tiga meter dan kedalaman dua meter dengan muka air setinggi 50 centimeter. “Ini bisa kita gunakan jika di lokasi tersebut terjadi kebakaran,” ucapnya.

Sementara itu, kebakaran lahan sempat terjadi di Desa Sahan, Seluas. Namun karena kesigapan petugas, api dengan cepat dipadamkan.

Kapolsek Seluas IPDA Dermawan mengatakan, perjuangan anggotanya dalam memadamkan api ini patut diacungi jempol, karena dia melawan rasa panas dan asap pekat hanya untuk dapat memadamkan api supaya tidak semakin meluas.

“Kebakaran terjadi pada sore hari, setelah mendapat informasi kita langsung turun untuk mengetahui lokasi kebakaran dan dilakukan pemadaman agar tidak meluas ke lahan yang lainnya,” ucapnya.

Darmawan mengatakan anggotanya menggunakan alat seadanya, namun tidak menyurutkan niat anggotanya untuk memadamkan api agar tidak meluas ke lahan lain. (nar/ang)