Polres Bengkayang Diminta Periksa Truk dari Perbatasan

Bengkayang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 341

Polres Bengkayang Diminta Periksa Truk dari Perbatasan
Ilustrasi. (Net)
BENGKAYANG, SP – Tokoh masyarakat Bengkayang, Hermanus Atik, meminta aparat kepolisian rutin memantau kendaraan-kendaraan khususnya truk yang melintas dari kawasan perbatasan, Jagoi Babang.

“Patut diduga truk-truk itu bermuatan barang-barang ilegal selundupan dari Malaysia,” kata Atik, Minggu (22/7).

Namun sejauh ini, aparat Polres Bengkayang sudah cukup kompeten dalam mengungkap pelaku-pelaku selundupan. Namun sayangnya yang ditangkap masih kelas sopir belum pemilik barang tersebut. “Kalau ditelusuri pasi ketemu dengan pemilik atau bosnya. Itu kalau mau ditelusuri,” ucapnya.  

Sebelumnya, jajaran Polres Bengkayang menggagalkan upaya penyelundupan 3,6 ton bawang putih asal Malaysia. Bawang putih itu diamankan dari sebuah truk saat melintas dari arah Jagoi Babang menuju Bengkayang, Jumat (20/7) sekitar pukul 04:15 WIB.
Kapolres Bengkayang, AKBP Permadi SP mengatakan, truk dihentikan oleh petugas dari Polsek Seluas karena dicurigai membawa barang ilegal asal Malaysia.

"Saat itu Kapolsek Seluas bersama anggota Reskrim melakukan pengejaran dan menghentikan truk di Jalan Dwikora, Dusun Sisipan, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang," katanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata truk mengangkut bawang putih yang sudah dikemas dalam 200 karung, dimana tiap karung memiliki berat 18 kilogram. Bawang putih tersebut pun tanpa dokumen atau surat karantina. 

"Supir dan truk dengan muatan bawang putih dari Malaysia itu kemudian diamankan untuk diperiksa di Mapolres Bengkayang," kata Permadi.

Diketahui, sopir yang diamankan berinisial DD, warga asal Bengaras Ketapang, sementara pemilik bawang putih berinisial ID, warga Siantan Hulu, Pontianak Utara.

"Bawang putih itu rencananya akan dipasarkan di Pontianak. Kita akan dalami dan proses lebih lanjut," tukas Kapolres. (nar/ang)