Kontingen Pesparawi Bengkayang Dijanjikan Wisata ke Kuala Lumpur

Bengkayang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 483

Kontingen Pesparawi Bengkayang Dijanjikan Wisata ke Kuala Lumpur
Ilustrasi. (Net)
BENGKAYANG, SP - Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot melepas kontingen Pesta Paduan Suara  Gerejawi (Pesparawi) Nasional ke XII tahun 2018, yang digelar di Pontianak Jumat (27/7). Seluruh kontingen asal Bumi sebalo itu dijanjikan wisata ke Kuala Lumpur, Malaysia, jika berhasil menjadi pemenang.

Seperti diketahui, Pesparawi adalah salah satu  bentuk  kegiatan kerohanian yang sekaligus memperhatikan, menghargai dan mendorong pengembangan seni budaya yang bernafaskan keagamaan. Selain itu, Pesparawi juga menjadi wadah untuk penyelenggaraan paduan suara gerejawi baik tingkat regional maupun nasional.

Pesparawi juga menjadi momentum dalam memberikan motivasi untuk umat Kristen dalam mengali bakat-bakat di bidang musik vokal, untuk dipersembahkan kepada Tuhan sebagai ibadah dan bentuk ekspresi iman. 

Menurut Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD), Ramses Manurung, Pesparawi adalah ajang untuk setiap gereja menampilkan bakat yang dimiliki, yang akan ditampilkan dalam  bentuk lomba  paduan suara. Karena ini dapat memicu semangat iman Kristen. Terlebih  tahun ini, LPPD Bengkayang mengirim kontingen terbanyak  kedua setelah kota  Pontianak.

"Kita pengirim kontingen terbanyak nomor dua, sementara kabupaten lain hanya mengirim satu jenis lomba," ujar Ramses. 

Ramses berharap, kontingen dari Bengkayang tidaklah hanya menjadi penonton saja melainkan ikut mensukseskan pesta paduan suara di Pontianak, Kalbar. 

"Harapan kita biarlah tim paduan suara dan vockl group dapat melakukan hal yang baik di tingkat nasional. Supaya kita sukses sebagai peserta juga sukses sebagai tuan rumah," imbuhnya. 

Sementara itu, Bupati Bengkayang Suryadman Gidot menjanjikan kepada kontingen Pesparawi  asal Bengkayang untuk berwisata ke luar negeri. "Kalau kontingen Bengkayang bisa menang saya akan kirim ke Kuala Lumpur," kata Gidot. 

Pemerintah akan terus mendukung kegiatan kerohanian baik itu Pesparawi (Kristen), Pesparani (Khatolik) dan MTQ (Islam) dan lainnya.

"Saya bupati memberikan kesempatan kepada semua umat beragama untuk beribadah kepada Tuhan," ujarnya.

Gidot berpesan kepada kontingen Pesparawi untuk menjaga kesehatan. "Jaga kesehatan, supaya bisa berlomba dengan baik. Selain kita memuji Tuhan, kita harus jadi juara," ujarnya. (nar/ang)