Gunadarma Jadi ‘Bapak’ Asuh STIM BS dan AKMEN BS Bengkayang

Bengkayang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 331

Gunadarma Jadi ‘Bapak’ Asuh STIM BS dan AKMEN BS Bengkayang
FOTO BERSAMA – Rektor Universitas Gunadarma Margianti foto bersama dengan jajaran Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Shanti Bhuana (STIM-BS) dan Akademi Manajemen Bumi Sebalo Bengkayang (AKMEN-BS) usai memberi lokakarya, di Aula Elia STIM-BS, Bengkayang, kemar
BENGKAYANG, SP – Universitas Gunadarma Jakarta menjadi perguruan tinggi asuh bagi Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Shanti Bhuana (STIM-BS) dan Akademi Manajemen Bumi Sebalo Bengkayang (AKMEN-BS). 

Hal itu diwujudkan dengan memberi lokakarya peningkatan tata kelola perguruan tinggi melalui implementasi sistem penjaminan mutu internal (SPMI) dan layanan pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi, yang digelar di Aula Elia STIM-BS, Bengkayang, kemarin.

Rektor Universitas Gunadarma Margianti mengatakan, pihaknya mendapat program pemerintah untuk melakukan kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi terutama di wilayah terluar, terpencil, dan terisolir.

Pentingnya perguruan tinggi memiliki  sistem penjaminan mutu internal (SPMI),  dipandang sebagai salah satu cara untuk menjawab berbagai permasalahan pendidikan tinggi di Indonesia. Selain itu, SPMI dianggap mampu untuk menjawab tantangan pendidikan tinggi.

“Sebagai perguruan tinggi asuh, Gunadarma akan menjalankan tugas sesuai dengan apa yang dimisikan. Salah satunya dengan memberi pembinaan kepada perguruan tinggi tersebut,” kata Margianti.

Ferry Hartono, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Shanti Bhuana dalam sambutannya berharap agar kerja sama ini terus berlanjut demi menciptakan sumber daya manusia yang baik, serta mengacu pada SPMI.

"STIM-SB Sangat mengutamakan SPMI dan sistem informasi. Karena SPMI ini adalah jantung dan darahnya sebuah perguruan tinggi," ujar Ferry.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Syalom,  AKMEN-BS Billy Kurniawan, menyampaikan hal yang sama, melalui kerja sama ini dapat meningkatkan semangat bagi kampus, melalui implementasi SPMI dan layanan pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

"Kekuatan kerja sama membangun daerah kita. Kalau bukan kita siapa lagi yang membangun," tuturnya.

Billy berharap, kerja sama ini terus berlanjut, agar dapat menghasilkan mutu dan kualitas kampus yang lebih baik, serta dapat mencetak putra putri daerah yang berpotensi dan berdaya saing.  Sehingga ke depan bisa membangun daerahnya sendiri. (nar/ang/pk)