Pemkab Bengkayang Mutakhirkan Data Fakir Miskin

Bengkayang

Editor elgiants Dibaca : 105

Pemkab Bengkayang Mutakhirkan Data Fakir Miskin
ilustrasi
BENGKAYANG, SP – Pemkab Bengkayang menggelar sosialisasi mekanisme pemuktahiran mandiri data fakir miskin yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) dan sosialisasi indeks desa membangun di Aula Kantor Bupati Bengkayang, Rabu (20/3). 

“Tujuan sosialiasi tersebut untuk mengurangi inclusion dan exclusion error. Mengingat pemuktahiran basis data terakhir dilakukan pada tahun 2015,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bengkayang, Pinus  Samsudin.

Dengan adanya pemuktahiran data ini, bisa mendapatkan data yang valid. Supaya program-program  sosial tepat sasaran. 

"Perlu kita lakukan pemuktahiran Mandiri data fakir miskin untuk mengurangi kekeliruan dalam memberikan bantuan," ujarnya.

Implementasi program pelindungan sosial  melalui berbagai program seperti Program  Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS), Program Indonesia Pintar (PIP), Program Indonesia Sehat (PIS), Beras Untuk Rakyat Sejahtera (Rastra), dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot mengatakan, target kemiskinan turun menjadi kurang dari 10 ribu jiwa. Hal itu berdasarkan, data terakhir Badan Pusat Statistik Kabupaten Bengkayang tahun 2018. Sementara ini, jumlah penduduk miskin di Bengkayang sebesar 17.399 jiwa atau sebesar 7,17 persen. 

Sedangkan berdasarkan Basis Data Terpadu (BDT) tahun 2015, pendudukan dengan status kesejahteraan 40 persen terendah masing-masing kecamatan. Sehingga perlu dilakukan pemutahiran agar diperoleh data terpadu dan akurat.

"Sebab dalam perencanaan program dan kegiatan penanggulangan kemiskinan harus dilakukan secara holistik dan tepat sasaran, sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan di Bengkayang," ujar Gidot. (nar/ang)

Komentar