Polres Bengkayang Antisipasi Karhutla di Perbatasan

Bengkayang

Editor Admin Dibaca : 99

Polres Bengkayang Antisipasi Karhutla di Perbatasan
KARHUTLA - Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Anjongan, Mempawah, Minggu (24/3). (istimewa)
BENGKAYANG, SP – Polres Bengkayang mulai memetakan wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) saat musim kemarau berlangsung. Salah satu wilayah rawan kebakaran yang sudah masuk masuk pemetaan adalah di wilayah perbatasan.

"Kita sudah melakukan koordinasi dengan Kodim. Sudah mulai ada titik panas khususnya di perbatasan,” kata Kapolres Bengkayang, AKBP Yos Guntur Fauris Susanto, Minggu (24/3).

Sejumlah wilayah kecamatan  perbatasan saat ini, yang masuk dalam pemetaan potensi rawan kebakaran hutan dan lahan seperti Jagoi Babang, dan Seluas. Dua wilayah  itu berpotensi terjadi Karhutla berdasarkan pengalaman kejadian tahun-tahun sebelumnya.


“Di mana saat ini Jagoi Babang dan Seluas memiliki lahan sektor perkebunan, baik pertanian masyarakat maupun lahan perkebunan kelapa sawit," ungkapnya.

Dalam waktu dekat, TNI-Polri bersama instansi pemerintah setempat segera melakukan koordinasi sekaligus menggalang kekuatan untuk upaya penanganan Karhutla sejak dini.  

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat, termasuk pemilik perkebunan perusahaan tidak sembarang melakukan pembakaran lahan yang memicu terjadinya kebakaran,  sehingga berdampak dan merugikan  masyarakat, serta menganggu kesehatan.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggung Bencana Daerah (BPBD) Bengkayang, Yosep mengatakan, memasuki musim panas atau kemarau, BPBD mulai diberlakukan Status Siaga Darurat Bencana Asap akibat Karhutla sejak awal Marat 2019.

"Untuk itu, agar masyarakat siaga dan menghindari membakar lahan dan segera secara bersama-sama memadamkan bila ada titik api, sehingga dapat mencegah dapat mencegah meluasnya dampak akibat bencana asap," ujar Yosep.

Yosep juga mengatakan, selain wilayah perbatasan yang menjadi siaga atau rawan Karhutla. Terlebih juga di wilayah Sungai Raya dan Sungai Raya Kepulauan. (nar/ang)