Senin, 23 September 2019


SMPN 1 B Masih Pinjam Perangkat Dari Sekolah Lain

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 84
SMPN 1 B Masih Pinjam Perangkat Dari Sekolah Lain

UJIAN NASIONAL- Camat Bengkayang, Robinson didampingi Kepala Sekolah SMPN 1 Bengkayang, Emiliana saat memantau jalannya UNBK di hari pertama, Senin (22/4)

Robinson memantau berjalannya proses UNBK, Iaingin memastikan apakah ada kendala listrik dan jaringan. Sebelumnya, pihak kecamatan juga sudah meminta kepada PLN untuk memperhatikan jaringan listrik, supaya tidak terjadi pemadaman atau padam saat ujian sedang berlangsung.

"Kita sudah minta kepada pihak PLN untuk mendukung proses UNBK dari hari pertama sampai selesai. Supaya di dukung baik listrik dan jaringan internet," ujar Robinson.

Robinson mengatakan, untuk Rayon 1 Bengkayang terdapat setidaknya tujuh sekolah yang mengadakan UNBK bersama. Satu SMPN 1 Bengkayang, SMPN Sungai Betung, dan Lima Sekolah Swasta yang ada di Kabupaten Bengkayang.

"Semoga UNBK ini tetap berjalan dengan baik dan lancar sampai selesai," harapnya. 

Kepala Sekolah SMPN 1 Bengkayang, Emiliana mengatakan ada sebanyak 206 peserta  yang mengikuti UNBK di SMPN 1 Bengkayang. Ini merupakan jumlah terbanyak peserta UNBK, dan  dilakukan dalam tiga sesi.

Emiliana mengatakan, hari pertama pelaksanaan UNBK tidak terdapat kendala, baik itu jaringan internet, dan listrik. 

"Hari pertama ini kita diikuti 206 peserta ujian.  Tidak ada kendala. Puji Tuhan Aman. Kita berharap tetap lancar dan aman sampai selesai," imbuhnya. 

Namun ada kendala lain yang dihadapi, itu secara teknis. Perangkat komputer  pihak sekolah masih mengalami kekurangan mengingat jumlah siswa-siswi yang UNBK termasuk yang paling banyak.  

Ketersediaan perangkat tidak mencakupi jumlah siswa. Oleh karenanya, pihak sekolah terpaksa meminjam dibeberapa sekolah  lain yang ada di Bengkayang. 

"Jumlah keseluruhan ada 80 PC. Itu bukan semua milik kita. Kita hanya punya  dua server dan dua lap. Dan  masing-masing membutuhkan  40 PC.  Ketersediaan dari sekolah hanya ada 55 PC," ungkapnya. 

Untuk menambah perangkat, sekolah meminjam delapan buah PC dari SMAN 3. Sembilan buah dari SMAN 1 Teriak. Sisanya dari sekolah sendiri.

"Untuk kedepan, pengadaan perangkat kita tidak minta dari sana sini. Kita mengandalkan dari komite. Bantuan orang tua siswa dan hibah orang tua. Ada orangtua yang menghibahkan atas nama anaknya," terang Emiliana. 

Sementara untuk kekurangan tersebut, pihak sekolah sudah melakukan rapat dengan orang tua siswa. Kemungkinan akan dimulai dari PPDB siswa baru. 

"Mungkin akan dibebankan  sekian rupiah diawal tahun. Jadi tidak setiap saat ada masalah UNBK kita kumpulkan orang tua siswa," ujarnya. 

Pengawas UNBK tahun 2019, Suwarno menyampaikan untuk di wilayah UPT Pendidikan Bengkayang sendiri ada 10 sekolah yang mengikuti UNBK. Menurutnya, semua proses berjalan dengan baik.  

"Alhamdulillah untuk di Bengkayang tidak ada kendala. Baik jaringann listrik, internet semuanya lancar. Semoga peserta juga dapat mengisi soal dengan baik," harapnya.

UNBK akan berlangsung selama empat hari, mulai hari Senin, (22/4) dan berakhir pada Kamis, (25/4).  (nar/nak)