KPU Bengkayang Siap Berikan Keterangan

Bengkayang

Editor elgiants Dibaca : 125

KPU Bengkayang Siap Berikan Keterangan
MENGADU- Sejumlah Caleg yang datang menyampaikan pengaduan mereka secara resmi ke Bawaslu Bengkayang belum lama ini.
Beberapa Calon Anggota Legislatif dari Dapil II Bengkayang yang mencakup Kecamatan Lumar, Ledo, Sanggau Ledo , Kecamatan Tujuh Belas, Seluas  Siding dan Jagoi Babang, serta Caleg DPR RI, Petrus SA mendatangi Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bengkayang, Jalan Sentagi Kelurahan Sebalo, Kecamatan Bengkayang, Kamis (9/5) lalu.

Diantara mereka yang hadir antara lain, Caleg DPR RI Partai Gerindra Petrus.SA, Caleg PKS H. Mariadi, Caleg PDIP Tomo, Caleg Nasdem A Yandi, Caleg Golkar Jupi, Caleg Demokrat, Kurnadi, Caleg Golkar, Wellyus, Caleg Perindo Gunawan, Caleg Golkar Yulianus Widodo, dan Caleg PDIP Nikodemus.

Kehadiran para caleg ini untuk menuntut hasil agar dilakukan evaluasi dan penyelidikan terhadap perhitungan suara Pemilu Daerah Pemilihan II. Mereka menilai telah terjadi dugaan kecurangan diwilayah Dapil II Bengkayang.

“Pertama telah terjadi dugaan penggelembungan suara yang cukup signifikan antara hasil Pleno di PPK dan KPU dibandingkan dengan Formulir C1 asli yang tidak dipublikasikan pada Situng KPU. Kedua Telah terjadi perbedaan jumlah surat suara DPT ditambah dua persen untuk DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi dan DPR RI pada masing masing Kecamatan,” ujar juru bicara mreka, Petrus SA yang juga Caleg DPR RI saat menyampaikan aduan secara resmi ke kantor Bawaslu Bengkayang.

Sementara itu, Caleg Provinsi dapil 3 Singkawang-Bengkayang, Kurnadi yang turut hadir pada kegiatan tersebut mendukung langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Parpol yang merasa menemukan indikasi pelanggaran pada hasil penghitungan suara pemilu 2019.

"Selaku caleg tentu saya mendukung teman-teman yang merasa ada menemukan indikasi pelanggaran. Tentunya apa yang sudah dilakukan oleh berbagai parpol,  jika itu benar terjadi saya dukung," tegas Kurnadi.

Menurutnya, tidak ada salahnya Parpol mengajukan laporan di Bawaslu. Karena pada moto Pemilu yakni  Luber dan Jurdil.
"Pemilu yang baik pasti seperti itu. Sampai finalisasi harus terbuka. Luber dan Jurdil," ujarnya. 

Kurnadi berharap,  apa yang menjadi laporan harus ditanggapi oleh Bawaslu. Tentu sebut Kurnadi, laporan itu bisa diteliti dan cek. Jika memang ada indikasi pelanggaran harus di tindaklanjuti. 

"Bagi teman-teman parpol yang sudah menyampaikan laporan di Bawaslu kemarin, harus mendukung tugas Bawaslu untuk mempermudah proses Bawaslu dengan dilengkapi data-data yang akurat, sehingga Bawaslu mudah merekomendasikan apa yg harus dilakukan," bebernya. 

"Seperti yang terdapat lima item laporan harus ditindak lanjuti. Tiga permintaan dari pelapor, apabila terbukti harus dilaksanakan juga. Dan yang pasti selalu mengedepankan asas keadilan, tetap dengan mengedepankan peraturan yang berlaku," tegasnya. 

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Kabupaten Bengkayang, Musa Jairani mengatakan terhadap laporan yang telah di sampaikan maka KPU Bengkayang tetap pada ketentuan hukum dan siap memberikan keterangan jika di perlukan untuk proses klarifikasi. 

"Dalam melaksanakan proses tahapan yang berjalan, kami yakin sudah sesuai prosedur, pleno di tingkat PPK juga dilakukan sesuai prosesdur.  Jika ada perbedaan hasil maka kami meminta untuk PPK menyandingkan C1 yang dimiliki oleh PPK dengan panwascam dan saksi-saksi lainnya," ujar Musa.

Lanjut Musa, jika masih juga ada selisih maka dilakukan buka kotak suara untuk melihat C1 Plano, jika masih juga selisih maka dilakukan hitung ulang atas rekomendasi panwacam kepada PPK. Karena hasil sesuangguhnya ada pada surat suara tersebut. 

"Menanggapi publikasi c1, kami sudah meminta jajaran kami untuk melakukan publikasi sesuai tingkatan, termasuk KPU juga mempublikasikan c1 yang dapat di akses di web KPU," tutup Musa. (nar/nak)

Komentar