Rabu, 13 November 2019


Tingkatkan Jumlah Wisatawan di Pantai Cemara

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 212
Tingkatkan Jumlah Wisatawan di Pantai Cemara

HARI BAKCANG - Masyarakat tampak mengikuti lomba menangkap bebek dalam tradisi peringatan hari Backang (Peh Cun) etnis Tionghoa yang berlangsung di Pantai Cemara Batu Payung, Dusun Teluk Suak, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten B

Jumlah Wisatawan pada hari  libur  Idul Fitri 1440 Hijriyah tahun 2019 meningkat, terutama bertepatan dengan hari Hari Bakcang (Peh Cun) yang jatuh pada hari 5 bulan 5 kalendar lunar Cina.

Kondisi ini tampak dari suasana di Pantai Cemara Batu Payung, Dusun Teluk Suak, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Jumat (6/60 kemarin dimana peringatan hari Bakcang sedang berlangsung di pantai tersebut.

Even Hari Bakcang ini merupakan Tradisi leluhur masyarakat Tionghoa pesisir yang dipelihara dan dilaksanakan setiap tahun oleh masyarakat sebagai kearifan lokal, untuk mendukung kepariwisataan di Kabupaten Bengkayang.

Menurut Ketua Panitia, Athat mengatakan, tradisi etnis Tionghoa untuk merayakan Hari Bakcang (Peh Cun) yang jatuh pada hari 5 bulan 5 kalendar lunar Cina yang dari jaman dahulu kerap dilaksanakan di Kawasan Pekhong Fuk Tet Chie  Pantai Cemara Batu Payung.

Dalam perayaannya, Athat menjelaskan, hari Bakcang (Peh Cun) di mulai dengan tradisi membuat panganan khas “Bakcang” dengan bahan dasar beras ketan, yang kemudian disuguhkan dengan gula merah. 

"Pada Perayaan hari  “Bakcang” di Pantai Cemara Batu Payung ini Panitia Perayaan menyediakan “Kue Bakcang” gratis yang dapat dinikmati oleh seluruh pengunjung sembari menikmati keindahan Pantai Cemara Batu Payung," ujarnya. 

Kemudian pada pukul 15.00 WIB, Perayaan Hari Bakcang di lanjutkan dengan permainan rakyat yaitu  menangkap bebek di pantai. Panitia Perayaan Hari Bakcang yang dimotori Kelompok sadar wisata atau Koperasi Wisata Laut Biru Pantai Cemara melepaskan 100 ekor Bebek di laut untuk kemudian diperebutkan oleh para pengunjung Even Hari Bakcang yang telah menunggu momentum tersebut.

"Untuk menjaga keamanan permainan menangkap Bebek di Pantai ini,  panitia menyediakan 3 buah perahu boat lengkap dengan Baju Pelampung (live jacket) untuk memantau dan mengawasi peserta," terang Athat. 

Athat mengatakan,  kedepan pelaksanaan Even Hari Bakcang Pantai Cemara akan ditambah dengan atraksi-atraksi menarik lainnya, seperti pembuatan perahu naga, lomba layang-layang pantai dan lain-lain.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bengkayang, dr. Made Putra Negara mengatakan, berkembangnya even kepariwisataan di suatu daerah akan sangat tergantung dari nilai kompetitif yang dimiliki atraksi tersebut. Kecenderungan pengembangan atraksi wisata yang tidak memiliki daya saing yang kuat, akan kurang mendapat respon pasar atau wisatawan.

"Tradisi Hari Bakcang bagi etnis Tionghoa di pantai Cemara Batu Payung dengan menggelar makan kue Bakcang massal bagi pengunjung, serta permainan rakyat menangkap bebek atau itik di pantai merupakan atraksi yang unik, menghibur dan sekaligus memiliki nilai kompetitif berbasis kearifan lokal yang kuat," ucapnya, Minggu (9/6).

Selanjutnya, Inovasi dan kreativitas kelompok sadar wisata  Pantai Cemara dalam menggali, mengembangkan serta memelihara tradisi Hari Bakcang dengan permainan menangkap bebek/itik di pantai sehingga mampu menarik minat ribuan pengunjung di objek wisata Pantai Cemara. Hal itu  merupakan terobosan-terobosan yang dapat menjadi rujukan bagi pengelola-pengelola objek wisata lainnya yang ada di Kabupaten Bengkayang.  

"Idealnya disetiap destinasi wisata harus mampu memilihara budaya-budaya lokal untuk dikembangkan guna meningkatkan daya tarik di objek wisata tersebut, untuk itu Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bengkayang akan terus bersama-sama masyarakat pengelola objek wisata  menggali dan mengembangkan berbagai tradisi dan budaya yang ada disetiap destinasi," tutupnya. (nar/nak)