Gubernur Buka Festival Budaya Dayak 1 Kalbar di Bengkayang

Bengkayang

Editor Mul Dibaca : 850

Gubernur Buka Festival Budaya Dayak 1 Kalbar di Bengkayang
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji membuka langsung acara Festival Budaya Dayak (FBD) I Kalimantan Barat di Bengkayang, sekaligus meresmikan rumah adat Dayak Kabupaten Bengkayang, Ramin Bantang, Minggu (7/7/2019)
BENGKAYANG, SP - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji membuka langsung   acara Festival Budaya Dayak (FBD) I Kalimantan Barat di Bengkayang, sekaligus meresmikan rumah adat Dayak Kabupaten Bengkayang, Ramin Bantang, Minggu (7/7/2019).  

Hadir dalam acara, Gubernur Kalbar, Kapolda Kalbar, Pangdam XI Tanjungpura,  Dandim 1202/Singkawang, Ketua DAD Provinsi Kalbar, Seksen DAD Kalbar, Pimpinan Bank Kalbar.  

Kemudian ada perwakilan Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Danrem,  Bupati, dan Wali Kota se-Kalbar, Ketua DAD se-Kalbar, Forkopimda Pemkab Bengkayang, Pejabat Tinggi, Camat dan kades se-Bengkayang, undangan khusus dari Negara tetangga Malaysia dan Brunei Darussalam, undangan dari Jakarta.  

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji dalam sambutannya mengatakan kabupaten Bengkayang di anugerahi Allah berbagai destinasi wisata, termasuk dalam adat istiadat yang ada. Kabupaten Bengkayang memiliki banyak wisata, baik itu wisata air terjunnya, pantai, bukit dan juga pulau.  

"Tentu hal ini anugerah Allah.  Rumah adat Ramin Bantang ini merupakan simbol adat istiadat, icon Bengkayang," ujarnya.  

Dalam waktu yang sama, Sutarmidji juga menyampaikan akan membangun SMK unggulan di kabupaten Bengkayang, dan ditargetkan dua tahun anggaran selesai.  

"Saya juga sudah  diskusi dengan pak Bupati, akan membangun SMK unggulan di Bengkayang. Lahan sudah disiapkan 60 Hektar, dengan kisaran anggaran fisik 40 miliar. Tahun ajaran depan sudah harus menerima siswa, 2021 harus sudah selesai.  Dua tahun anggaran selesai," ucap Gubernur Kalbar.  

Saat memberikan sambutan didepan ribuan masyarakat kabupaten Bengkayang yang hadir di acara pembukaan FBD I Kalbar.   Sutarmidji menegaskan, pentingnya pendidikan untuk kemajuan daerah kedepan. Ia tak ingin banyak anak-anak yang putus sekolah di Kalbar , terkhusus di Bengkayang.  

"Saya tak mau anak Kalbar tidak tamat SMA,"  tegas Gubernur yang akrab di panggil Midji tersebut.  

Selanjutnya juga, Midji mengatakan tahun depan juga bangun pusat sertifikasi di Kalbar. Ia tak ingin  masyarakat Kalbar hanya menjadi penonton.  

"Untuk semuanya, mari sama-sama membangun Kalbar ini. Kita jaga Kalbar tetap kondusif, sehingga mudah menciptakan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.  

"Saya siap mendengar permasalahan yang dihadapi masyarakat, karena saya gubernur untuk Kalbar. Kita jaga keberagaman bersama-sama. Tinggalkan hiruk pikuk politik, kita jaga kondisi aman di Kalbar," tutup Midji, sembari memikul gong  tujuh kali pertanda acara FBD sudah dibuka.  (nar)