Jumat, 06 Desember 2019


Rika: Terimakasih Bapak Gubernur

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 187
Rika: Terimakasih Bapak Gubernur

BANTUAN - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji saat menyerahkan bantuan kepada Rika, siswi alumni SDN 02 Sempanyuk Dusun Sempayuk, Desa Belimbing, Kecamatan Lumar, Kabupaten Bengkayang yang dahulu pernah menghuni gubuk asrama, Minggu (7/7).

Rika (19) salah satu penghuni pondok asrama yang kini telah menjadi mahasiswa di Untan sangat berterimakasih dengan bantuan yang diberikan oleh Gubernur Kalimantan Barat. Ia juga sangat berbangga bisa mendapatkan bantuan dari orang nomor satu di Kalbar ini.

Sebelumnya Rika adalah siswi yang tinggal di salah satu gubuk bersama beberapa rekannya. Mereka memilih tinggal di gubuk yang terletak di Dusun Sempayuk, Desa Belimbing, Kecamatan Lumar Kabupaten Bengkayang agar tetap bisa sekolah lantaran rumahnya jauh dari tempat mereka menimba ilmu.

Kabar tentang siswa yang tinggal di gubuk tak layak huni membuat Gubernur Kalbar, Sutarmidji kala itu langsung meninjau lokasi tersebut. melihat kondisi anak-anak yang tinggal di gubuk itu, orang nomor satu di Kalbar ini sempat menitikan air mata.

Ia pun lantas memberikan bantuan, termasuk kepada Rika yang dulu pernah tinggal di gubuk tersebut dan berhasil masuk ke Univeritas Tanjungpura Pontianak untuk berkuliah.

"Perasaan saya sangat kagum dan bangga mendapatkan bantuan," ucap Rika kala di datangi Gubernur saat peresmian asrama baru bagi siswa/siswi penghuni gubuk di Bengkayang, Minggu (7/7).

Memang seusai mengunjungi pondok yang dulu sempat ditinggali Rika, Sutarmidji langsung memerintah untuk dibangun asrama agar siswa/siswi yang tinggal di pondok tersebut bisa mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.

Dulu saat tinggal di pondok Rika masih berumur kurang dari enam tahun. Orang tuanya tidak tinggal bersama di pondok namun berada di Desa Tebua Elok, Kecamatan Subah, Kabupaten Bengkayang. Jarak tempuh dari rumah ke pondok tempatnya menginap jika menggunakan sepeda motor sekitar satu jam. Namun kalau menggunakan jalan kaki sekitar tiga hingga empat jam.

"Kalau dulu lebih sakit tinggal di Pondok karena tidak ada bantuan sama sekali namun sekarang sudah ada," ucapnya.

Dirinya menyampaikan bantuan yang diserahkan Gubenur Kalbar saat peresmian asrama baru bagi siswa siswi SDN 02 Sempanyuk Kecamatan Lumar Kabupaten Bengkayang sangat bisa meringankan biaya kuliahnya. Bantuan dari Gubernur Kalbar tersebut menurutnya akan dipergunakan sebaik-baiknya.

"Dengan bantuan 16 juta yang diberikan pak gubernur akan saya gunakan dengan benar untuk biaya kuliah," yakinnya.
Dirinya akan menyelesaikan kuliah dengan benar hingga wisuda nantinya. Saat ini dia tengah menempuh semester tiga prodi pendidikan sosiologi FKIP Untan. Di Kota Pontianak Rika tinggal di kos.

Sementara itu siswa lainnya yang juga mendapatkan bantuan, Linda turut merasakan hal yang serupa. Ia sangat berterimakasih bisa mendapatkan bantuan yang diberikan oleh Gubernur Kalbar. Diriya adalah penerima bantuan satu juta rupiah.
"Rasanya senang udah dibantu pak Gubernur," kata Linda.

Ia mengatakan uang bantuan dari Gubernur nanti akan digunakan untuk pembayaran uang sekolah dan pembelian buku tulis serta peralatan sekolah lainnya. Linda mengaku berasal dari Sentalang Ayun yang jaraknya dari rumah ke sekolah sekitar dua jam jalan kaki. Ia tinggal di pondok sudah cukup lama, sekitar tujuh tahun, dari kelas satu SD hingga satu SMP.

Dengan kondisi asrama yang sekarang baru diresmikan, Linda merasa senang dan sangat terbantu. Karena asrama dahulu kondisinya sangat memprihatikan.

"Asramanya lebih bagus yang ini daripada yang dulu," tutupnya tersipu malu. (dino)